Tuesday, 23 April 2019

Lima Hari Diculik Bocah Ini Dibawa ke Mana-mana

Senin, 15 April 2019 — 18:43 WIB
AG, Penculik Anisa yang ditangkap di Stasiun Senen.(yendhi)

AG, Penculik Anisa yang ditangkap di Stasiun Senen.(yendhi)

JAKARTA – Selama lima hari, AG (55) membawa Anisa (3) yang dia culik mengemis. Untuk menghilangkan jejak, pelaku selalu menggendong korban berpindah tempat di sekitar Jakarta dan Bogor menggunakan kereta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, menjelaskan pelaku menculik korban saat bermain di sekitar Masjid Al-Amin, Kompleks Bintara 3, Bintara Jaya, Bekasi Barat tidak jauh dari tempat tinggal korban pada 9 April 2019.

Dari rekaman CCTV, polisi mengidentifikasi pelaku yang saat itu mengenakan hijab hijau dan busana biru secara diam-diam menggendong korban dan membawa kabur.

“Hasil pemeriksaan, keterangan pelaku, selama lima hari membawa korban ke mana-mana,” kata Argo di kantornya, Senin (15/4/2019).

Menurut Argo, dari Masjid Al-Amin AG membawa korban naik angkot menuju Stasiun Klender, Jakarta Timur dengan tujuan Stasiun Bogor dan pergi lagi ke Stasiun Bogor. Hari berikutnya pelaku kembali pindah tempat menuju ke Stasiun Kebayoran Lama dan ke Cipadu, Tangerang, Banten.

“Besoknya yang bersangkutan dari Cipadu ke Pasar Kebayoran Lama, dari situ ke Masjid Darussalam Kebayoran Lama dan menuju ke Cileduk berhenti masjid Ciledug menginap tanggal 11 (April 2019). Kemudian tanggal 12 dari masjid Ciledug ke Kebayoran Lama lagi ada di toko buah di sana dia kemudian menginap,” papar Argo.

Pada l 13 April 2019, AG membawa korban dari Ciledug, Tangerang menuju Pasar Kebayoran Lama hingga menginap di salah satu masjid. Pada hari berikutnya kembali berpindah tempat menuju ke Stasiun Senen, Jakarta Pusat.

“Tanggal 14 kita mendapatkan informasi pelaku ini ada di Stasiun Senen, tim datang ke sana dan menemukan tersangka di masjid depan Stasiun Senen bersama korban dan kita bawa ke Polda Metro,” ucap Argo.

Pelaku mengaku selama pelarian membawa korban untuk mengemis. Dengan menggendong anak kecil dia akui pendapatannya meningkat dari Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu. (Yendhi/b)