Monday, 22 July 2019

Kapolsek Limo Pantau TPS Antisipasi “Serangan Fajar”

Selasa, 16 April 2019 — 23:45 WIB
Kapolsek Limo Kompol Iskandar dengan unsur Muspika tinjau TPS

Kapolsek Limo Kompol Iskandar dengan unsur Muspika tinjau TPS

DEPOK – Kapolsek Limo Kompol Muhamad Iskandar bersama unsur Muspika Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat melakukan patroli pengecekan TPS-TPS pencoblosan suara.

Patroli bersama dengan Camat Limo Heri berserta anggota Pol PP, dan anggota TNI dilakukan untuk memantau pendistribusian logistik ke TPS.

“Dari hasil pantauan pendistribusian logistik Pemilu 2019 mulai dari gudang PPK Kecamatan lalu dibagikan ke PPS Kelurahan ada empat dilanjutkan ke TPS-TPS berjalan aman dan lancar rata-rata sudah semua dibagikan,” ujarnya saat memantau TPS di Kelurahan Limo, Selasa (16/4) malam.

Kompol Muhamad Iskandar mengaku patroli ini juga sekaligus antisipasi ‘serangan fajar’ pemberian bingkisan atau amplop untuk mendukung salah satu pasangan calon di masyarakat.

“Selain pemantauan pembagian logistik Pemilu juga sebagai langkah upaya preemtif kita lakukan sosialisasi untuk menghindari serangan fajar yaitu pembagian bingkisan atau amplop dari oknum dengan ujuk-ujuk memilih paslon yang ditunjuk. Hal ini melanggar hukum dan bagi yang ketahuan siapa yang memberikan akan dikenakan hukuman sesuai UU yang berlaku,”katanya.

Kompol Iskandar memastikan keamanan masyarakat sudah dijamin TNI Polri yang telah disiagakan dalam pengamanan TPS.

“Masyarakat jangan takut untuk datang ke TPS untuk memberikan aspirasi suara untuk memilih pimpinan buat kemajuan bangsa Indonesia. Keamanan masyarakat sudah kita jamin dan jangan takut untuk datang ke TPS,”tambahnya.

Camat Limo Herry Restu Gumelar M.Si menambahkan pihaknya antara Polri, petugas PPK dan PPS serta unsur Muspika di wilayah cukup terjaga sinergitas dalam menjaga keamanan Pemilu 2019.

“Sinergitas yang sudah kita lakukan sudah mulai dari pelaksaan pengawalan logistik mulai dari Kecamatan Beji masuk ke gudang Meruyung, hingga distribusikan ke PPS hingga ke TPS tersebar di empat kelurahan semua berjalan aman dan lancar,”tambahnya.

Berdasarkan dari data yang yang ada Herry mengungkapkan hingga saat ini pihaknya masih belum mendapatkan laporan temuan pelanggaran.

“Jika ada masyarakat temuan-temuan pelanggaran misal seperti serangan fajar dapat melaporkan ke Polisi atau langsung ke Panmawaslu,”tuturnya.

Untuk jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Kecamatan Limo, lanjut Herry, ada 65.345 dan paling banyak ada di Kelurahan Limo dengan jumlah TPS 102.

“Total TPS kita di Kecamatan Limo ada 295 paling banyak di Kelurahan Limo ada 102 TPS. kita harapkan dalam pelaksanaan pencoblosan besok pagi (17 April) masyarakat semuanya dapat memanfaatkan hak pilih dan untuk tidak Golput.” (angga/b)