Monday, 24 June 2019

Sebenarnya Jokowi Minta Kuota Haji Indonesia jadi 250 Ribu

Selasa, 16 April 2019 — 16:55 WIB
Presiden jokowi dan raja Salman  bin Abdulaziz al-Saud.  (ist)

Presiden jokowi dan raja Salman bin Abdulaziz al-Saud. (ist)

JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, permintaannya agar Indonesia mendapatkan tambahan kuota haji sudah dijawab langsung oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud saat bertemu di Istana Pribadi Raja (Al-Qasr Al-Khas), Minggu (14/4).

“Ya, setelah bertemu dengan Sri Baginda Raja Salman, langsung disampaikan oleh beliau bahwa ini sebenarnya permintaan agak lama. Langsung sudah dijawab beliau, secara resmi kita diberikan tambahan kuota haji, alhamdulillah 10.000,” kata Jokowi usai meresmikan Halal Park di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (16/4) siang.

Dengan demikian, maka kuota haji Indonesia meningkat dari 221.000 menjadi 231.000 kuota. Artinya, calon-calon jemaah haji kini sudah bisa lebih maju.

Menurut Jokowi sebetulnya dia sudah minta tambahan lagi. “Saya masih minta lagi tetapi belum dijawab langsung, sudah iya tapi belum dijawab langsung. Iya nanti akan kita pikirkan. Permintaan kita kemarin 250.000 agar supata calon jemaah haji tidak menunggu sampai 35 tahun-40 tahun,” ungkap Kepala Negara.

Menurut Jokowi, yang tambahan 10.000 kuota sudah resmi, merupakan tambahan langsung yang disampaikan oleh Raja Salman. Adapun untuk tahun depan (2020), Presiden mengaku tidak mengetahui. “Enggak tahu beliau bisa saja nanti beliau tahu-tahu ditambah,” ujarnya. (*/b)