Monday, 27 May 2019

Amankan Jumat Agung dan Paskah, Polda Metro Turunkan 5500 Personil

Kamis, 18 April 2019 — 20:17 WIB
Anggota TNI, Polri dan Pemkot Jakpus apel pengamanan pemilu. (silaen)

Anggota TNI, Polri dan Pemkot Jakpus apel pengamanan pemilu. (silaen)

JAKARTA– Polda Metro Jaya siap mengamankan perayaan Wafat Isa Almasih Jumat (19/4/2019) dan perayaan Paskah Minggu 20 April

Untuk itu kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (18/4/2019) pihaknya akan menurunkan 5.500 personil gabungan Polri dan TNI.
“Polda Metro Jaya akan lakukan pengamanan di beberapa gereja yang melaksanakan kegiatan. Ada sekitar 5.500 personel yang kita turunkan untuk menjaga,” kata Argo Yuwono .Seluruh personel itu akan disebar di seluruh gereja di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Selain itu, Argo menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan panitia dari gereja-gereja tersebut. Semua personel yang dikerahkan akan menjaga dari pagi hingga malam, sesuai dengan jadwal kegiatan ibadah di gereja tersebut.

“Kita komunikasi dengan pimpinan gereja kira-kira nanti jadwal kebaktiannya kapan kan gitu, apakah nanti malam ataukah besok pagi atau besok sore. Tapi semuanya sudah kita komunikasikan dan sudah kita siapkan untuk pengamanan,” ungkap Argo.

Selain Paskah, polisi akan mengamankan kebaktian di gereja pada Jumat Agung dan Kamis Putih. Beberapa gereja besar dengan jumlah jemaat banyak, seperti Immanuel dan Katedral, akan mendapatkan pengamanan ketat.

Salah satu gereja yang biasa mendapat pengawaln ketat adalah Katedral yang ada di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat yang bersebelahan dengan Masjid Istiqlal.

Padahal saat bersamaan dua kegiatan agama bakal berlangsung di tempat ibadah tersebut yaitu di Istiqlal bakal berlangsung Salat Jumat dan di Katedral ada Misa Jumat Agung.

Tidak itu saja seperti diberitakan sebelumnya Sekretaris Jendral (Sekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212, Bernard Abdul Jabbar, mengatakan akan ada acara ‘Gema Nisfu Sya’ban’ yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat (19/4/2019) malam.

“Ya benar (ada acara itu). Di Istiqlal,” ujar Bernard ketika dikonfirmasi oleh wartawan pada Kamis (18/4/2019).

Rencananya, acara tersebut diawali dengan Salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Seusai shalat Jumat, para peserta acara tersebut akan berjalan bersama menuju Kawasan Monas.

“Ya salat Jumat di Istiqlal dulu. Selanjutnya long march, baru malamnya di Monas,” imbuhnya.

Namun, ia belum dapat dipastikan berapa banyak jumlah massa yang akan hadir dalam acara ‘Gema Nisfu Sya’ban’ tersebut. Sebab menurutnya, acara tersebut diadakan secara mendadak.

“Nggak tau ini (jumlah massanya berapa). (Acara) ini juga karena mendadak, itu kan jadi nggak (bisa diprediksi),” seru Bernard. (cw2/b)