Sunday, 18 August 2019

Deklarasi Kemenangan Bersama Sandi, Prabowo : Jangan Jumawa

Kamis, 18 April 2019 — 18:28 WIB
Pasangan  capres-cawapres Prabowo-Sandi saat deklarasi kemenangan. (yendhi)

Pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi saat deklarasi kemenangan. (yendhi)

JAKARTA – Prabowo Subianto kembali mendeklarasikan kemenangan di Pemilihan Presiden 2019. Jika sebelumnya Rabu (17/4/2019) saat deklarasi kemenangan tidak didampingi Sandiaga. Kali ini, selain Sandiaga turut hadir juga petinggi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi dan perwakilan partai koalisi.

Deklarasi dilakukan di teras rumah Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019) pukul 17.30 WIB.

“Pada hari ini saya Prabowo Subianto menyatakan bahwa saya dan saudara Sandiaga Salahuddin Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia tahun 2019-2024,” kata Prabowo disambut pekikan takbir pendukung yang berada di balik pagar.

Prabowo mengaku sengaja deklarasi kemenangan lebih awal karena telah yakin dengan hasil rekapitulasi real count internal BPN dan formulir C1 yang mengaku mendapat suara 62 persen. Selain itu lantaran diduga telah terjadi berbagai kecurangan dalam Pemilu 2019.

“Berdasarkan perhitungan 62 persen perhitungan real count dan C1 yang kami rekapitulasi. Kami deklarasikan lebih cepat karena kami punya bukti ada usaha-usaha dengan berbagai ragam kecurangan yang terus terjadi di berbagai desa, kecamatan, kelurahan, kabupaten seluruh Indonesia,” ucap Prabowo.

Dia lantas mengajak seluruh pendukung dan partai koalisi untuk sama-sama bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena perjuangan selama ini di ridhoi sehingga bisa memperoleh kemenangan.

“Mohon dengan kemenangan ini tidak bersikap jumawa dan sikap lain yang berlebihan. Ini waktu tepat untuk pererat tali persaudaraan. Seperti yang dikatakan Pak Jokowi agar rantai yang putus disambung kembali, saya dan Sandiaga tetap bersahabat dengan Pak Jokowi-Amin dan 01 karena semua saudara,” ucap Prabowo.

Namun demikian, Sandiaga yang mengenakan kaos polo biru memilih bungkam seribu bahasa selama deklarasi kemenangan tersebut. Saat diminta memberikan statemen, Sandiaga hanya menjawab dengan senyuman dan lambaian tangan kepada awak media. (Yendhi/b)