Monday, 27 May 2019

Denny JA : 10 Partai Lolos ke Senayan Masih Terlalu Banyak

Jumat, 19 April 2019 — 5:41 WIB
Denny JA (rizal)

Denny JA (rizal)

JAKARTA – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyatakan berdasar hitung cepat (Quick Count) yang dilakukan lembaganya, ada sekitar sembilan hingga sepuluh partai yang lolos ke Senayan 2019-2024.

Denny menyangkan itu karena menurutnya 10 parpol masih terlalu banyak. “Sejujurnya itu jumlah terlalu banyak untuk demokrasi,” kata Denny Januar Ali alias Denny JA di kantornya, Kamis (18/4/2019).

Denny mengatakan, sebagai negara yang menganut paham demokrasi, maka partai berkuasa itu cukup empat atau lima, bahkan jika mengacu pada negara Amerika Serikat yang hanya dikuasai oleh dua partai saja.

Ia mengatakan semakin banyak partai maka akan kian banyak negosiasi. Menurutnya, ini bukan menimbulkan pertarungan konseptual ideologi, tetapi negosiasi kepentingan jangka pendek.

“Jika PT hanya empat persen, yang masuk sembilan atau 10 partai. Padahal penting bagi kita hanya sedikit yang masuk parlemen,” ujarnya.

Denny menyarankan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) bisa dinaikkan menjadi delapan persen pada Pemilu 2024 nanti.

“Kedepannya harus dua kali lipat. PT dinaikkan menjadi 8 persen maka diperkirakan hanya ada enam partai masuk parlemen,” ujarnya.

Selain wacana menaikkan PT pada pelaksanaan pileg, pria yang kerap menulis puisi ini juga berharap pada pemilu berikutnya tidak kembali melakukan pemilu serentak antara pileg dan pilpres.

“Penggabungan ini seperti eksperimen `kawin campur` ini cuma menjadikan anak tiri bagi caleg. Karena masyarakat fokusnya bukan ke caleg, namun lebih ke tokoh pilpres,” ucapnya. (rizal/b)