Friday, 23 August 2019

MUI: Jangan Gaduh, Tunggu Hasil Pemilu dengan Tenang

Jumat, 19 April 2019 — 8:25 WIB
Capres Jokowi dan Prabowo. (ikbal)

Capres Jokowi dan Prabowo. (ikbal)

JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak seluruh masyarakat tenang dalam menyikapi hasil pemilu. MUI meminta seluruh pihak bersabar dalam menanti hasil akhir hitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sekjen MUI, Anwar Abbas mengatakan usai Pemilu MUI menyampaikan lima imbauan. Pertama MUI mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan selalu berusaha menjaga ukhuwah dan tali persaudaraan.

“Dan tidak melakukan hal-hal yang bisa merusak persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa,” katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (19/4/2019).

Kedua, imbuh dia, meskipun sudah ada lembaga-lembaga tertentu yang melakukan hitung cepat, MUI mengharapkan agar masyarakat tidak merespons secara berlebihan.

“Sebagai dasar dan acuan tetap adalah hasil penghitungan resmi dari KPU,” tegasnya.

Ketiga, MUI mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk memberikan waktu dan kesempatan kepada KPU agar bisa berkerja dengan tenang sehingga dapat menghitung suara yang ada dengan baik dan bisa dipertanggung jawabkan.

(BacaKPU Mulai Rekapitulasi Hasil Pemungutan Suara di Tingkat Kecamatan)

Keempat, MUI mendukung KPU agar bekerja secara profesional, jujur, adil, transparan dan bertanggungjawab sehingga masyarakat bisa menerima hasil pemilu ini dengan ikhlas dan legowo.

“Kelima, bila setelah KPU mengumumkan hasil penghitungannya lalu ada yang keberatan,  MUI mengimbau agar persoalan tersebut diselesaikan melalui  jalur hukum. Dengan mengajukan gugatan sesuai dengan yang telah ditentukan dalam peraturan perundangan yang ada,” imbuhnya.

“Terima kasih kepada semuanya telah menjaga keamanan di daerah masing-masing,” tutup Anwar. (ikbal/ys)