Friday, 20 September 2019

BPN Belum Temukan Alasan Terima Hasil Pilpres dari KPU

Sabtu, 20 April 2019 — 14:21 WIB
Juru bicara BPN, Pipin Sopian. (ikbal)

Juru bicara BPN, Pipin Sopian. (ikbal)

JAKARTA – Badan Pemenangan Nasional (BPN) belum menemukan alasan menerima hasil Pemilu 2019, setidaknya untuk saat ini. Juru bicara BPN, Pipin Sopian, menyatakan Prabowo-Sandi dan partai politik pengusung akan menerima apapun hasil Pilpres 2019 yang disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) asalkan Pemilu 2019 berjalan jujur dan adil tanpa kecurangan.

“Selama pemilu dan pilpres ini jujur dan adil, semua proses dilakukan dengan benar makan kami tentu akan menerima secara Ksatria patriot semua partai politik termasuk pak Prabowo. Selama jujur dan adil tidak ada kecurangan yang masif dan terstruktur dan sistematis,” ujarnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2019).

Namun Pipin mengaku tidak menemukan syarat tersebut saat ini. Dia justru mengaku mendapatkan banyak indikasi kecurangan dalam proses Pemilu 2019, terutama Pilpres 2019. Menurutnya terjadi kecurangan masif yang terjadi.

Dia mencontohkan perbedaan data C1 denga data hasl hitung suara yang diunggah di website resmi KPU RI.

” Betul (ada indikasi kecurangan). Dan saya kira ini beredar di media sosial. Jadi misal di satu daerah 184, 1 nya hilang, 84 masuk sehingga Pak Prabowo kalah di TPS itu. Dan kami lihat laporan itu banyak . Sampai pagi tadi saya dapat laporan dari WA, kerabat teman yang sampaikan. Data di KPU beda dengan C1,” jelasnya.

Temuan indikasi kecurangan itu, imbuh politisi PKD ini, membuat BPN akan melalukan pengawasan pada setiap data formulir C1.

“Kami selalu memantau dari suara ke suara dari C1 ke C1 dari data yang ada sehingga ketika diumumkan kita akan buat rapat, akan mengumumkan apakah kita akan menerima (hasil hitung KU) atau tidak,” pungkas Pipin. (ikbal/yp)