Friday, 23 August 2019

AP 1 Tunggu Izin

Bandara Baru Yogyakarta International Airport Beroperasi 29 April

Minggu, 21 April 2019 — 21:40 WIB
Bandara Jogjakarta. (ilustrasi)

Bandara Jogjakarta. (ilustrasi)

JAKARTA  – PT Angkasa Pura (AP) I masih menunggu izin operasional Bandara Internasional Yogyakarta/ Yogyakarta International Airport (YIA) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Direktur Utama PT AP I Faik Fahmi dalam keterangan tertulisnya mengatakan sebelum resmi beroperasi, faktor-faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan perlu diuji lewat simulasi mengingat tingginya trafik penerbangan di sekitar Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Aspek yang akan diuji meliputi kesiapan moda transportasi penunjang dari dan ke bandara hingga kelayakan infrastruktur serta pelayanan bandara.

Pada 22 April 2019 juga akan dilaksanakan penilaian potensi gangguan dan risiko atau Hazard Identification and Risk Assesment (HIRA) oleh maskapai dan rapat koordinasi dengan para pemangku kepentingan serta table top exercise operasi bandara pada 23 April 2019.

Sedangkan, operasi bandara baru Yogyakarta ( Yogyakarta International Airport / YIA / NYIA ) rencananya dilakukan pada 29 April 2019.

Dikatakan Faik, permintaan slot penerbangan untuk Bandara Adisutjipto Yogyakarta masih tinggi dan diharapkan bisa terakomodir seiring pengalihan penerbangan internasional ke bandara YIA.

Dengan panjang landasan pacu mencapai 3.250 meter, ia memastikan aspek keselamatan penerbangan di YIA lebih terjamin.

bandara-kulonprogo

Kendati sudah menjalani proses verifikasi kelayakan operasional, tapi manajemen tetap menunggu Verifikasi yang telah dilakukan tiga direktorat Kemenhub ada beberapa poin bersifat mandatory atau perintah yang harus disempurnakan perusahaan pemrakarsa pembangunan YIA sebelum bisa masuk ke tahap operasi penerbangan internasional sesuai rencana akhir April 2019.

Dia ntara poin dimaksud tentang penyelesaian runway light atau tata lampu landasan pacu, pengecatan marka serta beberapa hal lain. Terhadap poin-poin temuan verifikasi tersebut, pihak PT AP I mengklaim sudah menyelesaikannya dan telah dilaporkan hasil evaluasinya ke kantor pusat.

“Airside sudah siap semua. Rambu dan lampu sudah terpasang. Evaluasi sudah kami laporkan ke kantor pusat AP I. Sepertinya izin operasi bandara juga menunggu tindak lanjut hasil evaluasi,” kata Project Manager Pembangunan YIA, Taochid Purnama Hadi.

Bandara ini dibangun seluas 12.900 meter persegi dan kapasitas apron Taochid bisa menampung 9 unit pesawat secara bersamaan.  (dwi/win)