Friday, 24 May 2019

Dua Bus Kecelakaan di Jalur Puncak, 15 Penumpang Jadi Korban

Minggu, 21 April 2019 — 23:17 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

BOGOR  – Kecelakaan terjadi di kawasan wisata Puncak Bogor Minggu (21/4/2019). Sebanyak 15 orang penumpang bus mengalami luka-luka. Unit Laka Lantas Polres Bogor melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara).

Kecelakaan lalulintas dengan korban luka belasan orang ini, melibatkan dua bus. Hasil sementara, dugaan kecelakaan, akibat sistim pengereman tidak berfungsi baik alias rem blong.

Kecelakaan di jalur Puncak Kabupaten Bogor, Jawa Barat di dua titik berbeda ini, membuat penumpang berteriak karena panik saat bus yang ditumpangi mengalami benturan.

Dari informasi yang didapat, kecelakaan pertama terjadi di turunan Selarong Kecamatan Megamendung, pada pukul 12.00 WIB.

Sedangkan, satu lagi terjadi di turunan Widuri, Kecamatan Cisarua pada pukul 16.00 WIB.  Khusus kecelakaan bus di turunan Widuri tidak menyebabkan korban. Pada kecelakaan bus sekitar pukul 12.00 WIB di turunan Selarong, ada 15 orang penumpang mengalami luka.

Laju bus yang dikendarai Suharno (28), warga Kota Depok ini baru terhenti, ketika menabrak ban yang tersedia di ujung jalur penyelamat, setelah sebelumnya melaju tak terkendali lantaran remnya tidak lagi berfungsi.

Bus pariwisata berisi 40 penumpang ini dalam kondisi tidak layak jalan. Kcelakaan terjadi, karena bus dipaksa jalan. Setelah dievakuasi dari bus, 15 korban luka dari kecelakaan tunggal ini langsung dilarikan ke RSUD Ciawi.

“Sebanyak 15 orang luka ringan,” kata AKP Fadli Amri, Kasat Lantas Polres Bogor sambil meminta, agar pengemudi kendaraan, selain memperhatikan kondisi kendaraan juga berhati-hati saat di jalan raya.

Berdasarkan data, selama satu tahun terakhir, jumlah kecelakaan di Kabupaten Bogor tercatat ada 711 kasus.  Angka tersebut meningkat 34,4 persen dari tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 529 kasus.

Sedangkan angka pelanggaran lalu lintas lebih tinggi lagi, dimana dalam setahun ke terakhir, mencapai 79.269 kasus. Angka pelanggaran ini berhasil ditekan jika dibandingkan dengan satu tahun sebelumnya.

Penurunan mencapai 24,78 persen atau sebanyak 26.177 kasus dari total 105.386 kasus selama tahun 2017. Kasus kematian di jalan raya cukup memprihatinkan. Ini banyak menimpa kaum milenial. Sosialisasi pentingnya keamanan dalam berkendara, terus dilakukan Satlantas Polres Bogor. (yopi/win)