Friday, 23 August 2019

Lestarikan Budaya Betawi, DKI Gelar Lomba Rias Ondel-ondel

Senin, 22 April 2019 — 0:00 WIB
Ondel-ondel yang dihias peserta festival. (ifand)

Ondel-ondel yang dihias peserta festival. (ifand)

JAKARTA – Melestarikan kebudayaan Betawi, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI menggelar festival ondel-ondel. Peserta yang ada berlomba merias boneka khas Betawi ini dalam waktu 30 menit agar terlihat semakin menarik.

Kepala Unit Pengelola Anjungan dan Graha Wisata Disparbud DKI Jakarta, Fadlan Zuhran mengatakan, kegiatan yang digelar pihaknya diikuti 150 perserta dari berbagai daerah. Mereka diberikan waktu 30 menit oleh tim juri dari Lembaga Kebudayaan Betawi untuk merias atau mendekorasi ondel-ondel.

“Kegiatan ini selain untuk melestarikan kebudayaan juga untuk mengasah kreativitas peserta,” katanya, Minggu (21/4/2019).

Fadlan menuturkan, keseluruh peserta yang ada, nantinya juga akan wajib melakukan atraksi di Plaza Tugu Api. Mereka akan tergabung dengan seluruh provinsi yang ada di Indonesia yang menampilkan kebudayaan mereka masing-masing.

“Karena di Betawi yang terkenal ondel-ondel, makanya ini yang kami tampilkan lebih mendalam,” ujarnya.

Ditambahkan Fadlan, ondel-ondel yang dekorasinya rapi, apik dan atraksinya bagus, tentunya akan dijadikan sebagai pemenang. Juara pertama akan meraih hadiah uang pembinaan sebesar Rp10 juta, kedua Rp8,5 juta, ketiga Rp7,5 juta.

“Meski begitu, jangan melihat hadiah yang ada. Kami terus tekankan ke peserta agar terus menjaga kebudayaan Betawi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Ondel-ondel Jakarta, Yogi Ahmad menambahkan, peserta festival ondel-ondel berasal dari anggota sanggar di lima wilayah ibukota. “Melalui festival ini, selain dapat eksis di depan publik pelaku seni juga bisa terus berupaya melestarikan budaya Betawi,” ujarnya.

Ditambahkan Yogi, dengan antusias yang tinggi dari pada peserta, pihaknya berharap festival seperti ini rutin diadakan setiap tahun. Pasalnya, melalui kegiatan ini, upaya melestarikan kebudayaan Betawi terus terjaga. “Kami semua termasuk para peserta bangga karena ikut andil melestarikan warisan budaya bangsa,” pungkasnya. (ifand/ys)