Tuesday, 20 August 2019

Jalan Sempit di ‘Gang Cemara’ RT 09 RW 05, Kelurahan Glodok Disulap Kinclong

Selasa, 23 April 2019 — 15:56 WIB
Lurah Glodok, Dian Rahardian meninjau lahan Toga di RT 04 RW 09. (Rachmi)

Lurah Glodok, Dian Rahardian meninjau lahan Toga di RT 04 RW 09. (Rachmi)

JAKARTA – Dikepung pusat bisnis dan perdagangan, warga dan kader PKK di Kelurahan Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat berjibaku menata penghijauan lingkungan.

Diantara hunian padat penduduk di gang sempit di Gang Cemara di RT 09 RW 05 yang disulap menjadi ijo royo-royo diprakarsai Lurah Glodok, Dian Rahardian.

“Kami jadi betah di rumah karena lingkungan di sini jadi adem, teduh dan nyaman,” kata Mulyati, warga RT 09 RW 05 Kelurahan Glodok, Selasa (23/4/2019).

Lurah Glodok, Dian Rahardian menjelaskan penghijauan lingkungan pada hakekatnya merupakan partisipasi warga, kader PKK serta tokoh masyarakat yang kian melek lingkungan.

“Warga Cemara menyambut baik penghijauan lingkungan yang merupakan pemberdayaan PKK,” ujar Dian.

Selain di Gang Cemara lanjut Lurah Glodok, pihaknya juga menggenjot budidaya Tumbuhan Obat-obatan Keluarga (Toga) di lahan 100 meter di RT 04 RW 09. Aneka toga ini bisa dikonsumsi warga itu sendiri. Di antaranya tumbuhan bernama Kalea yang berkhasiat menyembuhkan penyakit kanker dan panas dalam. Bibit tumbuhan ini berasal dari Amerika Serikat.

Dian menambahkan Gang Cemara dan Toga di RT 04 RW 09 merupakan percontohan penghijauan yang digeber untuk wilayah lainnya di Kelurahan Glodok. Artinya setiap RW di Glodok juga akan dipercantik dengan aneka tanaman. (rachmi/tri)