Friday, 23 August 2019

ABK Korban Kapal Senggolan Ditemukan

Rabu, 24 April 2019 — 12:32 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA  – Setelah dilakukan pencarian, Awak Buah Kapal (ABK) KMP Windu Karsa Dwitya bernama Endang Roch Basuki yang jatuh ke laut saat terjadi senggolan dengan KMP Virgo 18 pada Senin (22/4/2019) akhirnya ditemukan.

Korban ditemukan tidak bernyawa di sekitar 1 mil dari lokasi kejadian pada Rabu (24/4/2019).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Banten, Zaenal Arifin mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 08.20 WIB oleh Tim SAR Gabungan.

“Korban ditemukan kurang lebih 1 mil dari lokasi kejadian perkara. Korban saat ini dievakuasi dari lokasi ditemukannya dan dibawa ke dermaga satu Pelabuhan Merak dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya melalui siaran tertulis yang diterima wartawan.

Setelah dilakukan evakuasi, lanjutnya, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat. “Korban dievakuasi dengan menggunakan ambulance PT ASDP Indonesia Ferry dan dibawa ke Rumah Sakit Krakatau Medika Cilegon,” imbuhnya.

Sementara itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai bergerak menginvestigasi kecelakaan dua kapal ferry yang bersenggolan di Selat Sunda yakni KMP Windu Karsa Dwitya dan KMP Virgo 18.

Investigator KNKT, Rudi Yukianto mengatakan sementara ini pihaknya baru melihat situasi lapangan. Itu dilakukan untuk mengumpulkan data dan menganalisa peristiwa kecelakaan tersebut.

“Selanjutnya baru kemudian kita menyimpulkan,” ujarnya kepada wartawan di Pelabuhan Merak.

Dia menyatakan saat ini pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan dua kapal ferry itu karena baru turun ke lapangan untuk proses penyelidikan.

Kata dia, penyelidikan baru sebatas melihat situasi alur dimana dua kapal tersebut mengalami senggolan.

“Yang jelas KNKT melihat realita tidak melihat siapa yang salah dan menghakimi, namun kami belum bisa menyimpulkan apa penyebab kejadian ini seperti apa apakah ada sesuatu yang di luar kemampuan atau bagaimana,” terangnya.

Dugaan sementara dua kapal itu bersenggolan karena arus di laut saat itu cukup deras. Ada dugaan salah satu kapal terseret arus hingga menyebabkan senggolan.

“Di sini tidak bisa dipungkiri dua-duanya berada di alur itu yang tidak bisa dipungkiri terlepas dari itu apakah Virgo dan WKD (Windu Karsa Dwitya) apakah sudah konfirmasi itu? kita dalami nanti,” imbuhnya. (haryono/tri)