Friday, 24 May 2019

Puluhan Lapak dan Gerobak PKL di Jalan Raya Proklamasi Depok ‘Digaruk’ Petugas

Kamis, 25 April 2019 — 10:40 WIB
ejumlah petugas Satpol PP Depok tengah membongkar dan menertibkan lapak pedagang di pinggir Jl. Raya Proklamasi,  depan Pasar Agung,   Depok II Tengah.  (anton)

ejumlah petugas Satpol PP Depok tengah membongkar dan menertibkan lapak pedagang di pinggir Jl. Raya Proklamasi, depan Pasar Agung, Depok II Tengah. (anton)

DEPOK –  Puluhan gerobak dan lapak pedagang Kaki-5 di sepanjang Jl. Raya Proklamasi,  Depok II Tengah, Sukmajaya digaruk tim gabungan satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kota Depok.

“Kami sudah berulang kali mengingatkan dan menegur agar pedagang tidak membuka lapak di trotoar dan pinggir jalan tapi tetap nekat, ” kata Kepala Satpol PP Depok, Lienda Ratna Nurdiany didampibgi Kabid Trantibum setempat Ahmad Oting dan Kasie Trantibum setemoat Agus Muhammad,  Kamis (25/4/2019).

Ada sekitar 30 lebih lapak milik pedagang yang ditertibkan dan diangkut paksa ke mobil petugas Tramtib Depok karena berdiri di trotoar dan pinggir jalan.

Lienda  meminta pedagang harus mentaati aturan, karena badan jalan dan trotoar bukan untuk tempat jualan.

“Mereka harus masuk ke kawasan Pasar Agung,  Depok II Tengah,  bukan membuka lapak di pinggir jalan yang tentunya mengganggu kenyamanan pejalan kaki maupun pengendara lain, ” tutur Ahmad Oting.

Sementara itu,  Arif, pedagang pecel lele,  mengaku kaget dengan aksi penertiban dan pengangkutan  lapak jualannya, karena sama sekali tidak ada surat peringatan dan lainnya.

“Kami paham dan tahu kalau julan di badan jalan dan trotoar dilarang tapi harusnya ada pemberitahuan terlebih dulu,” ujarnya kesal karena gerobak jualannya yang disimpan di balik pagar halaman kantor Pasar Agung diangkut petugas.   (anton/tri)