Sunday, 18 August 2019

Ketua KPU Sebut TPF Belum Diperlukan

Jumat, 26 April 2019 — 12:42 WIB
Foto: Ketua KPU, Arief Budiman. (Yendhi)

Foto: Ketua KPU, Arief Budiman. (Yendhi)

JAKARTA –  Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Arief Budiman tidak sepakat soal wacana pembentukan Tim Pencari Fakta (TPF) dugaan kecurangan Pemilu 2019.

Menurut Arief TPF belum diperlukan karena dugaan kecurangan Pemilu 2019 masih bisa diselesaikan oleh KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Nggak lah (pembentukan TPF), saya merasa belum sampai sejauh itu, tidak diperlukan menurut saya,” kata Arief di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019).

Hingga saat ini, lanjut Arief, pelaksaan Pemilu dan proses penghitungan suara baik secara manual maupun real count masih berjalan sesuai aturan. “Semua masih berjalan sebagaimana mestinya,” ucap dia.

Arief pun menyebut saat ini masyarakat tidak bingung dengan dua kubu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang saling klaim kemenangan. KPU akan terus mengedukasi masyarakat agar mengerti mana yang harus dipercaya.

“Publik nggak bingung, makanya publik harus kita edukasi supaya mereka paham dan tahu mana yang dipercaya dan tidak dipercaya informasinya,” tandas Arief. (yendhi/tri)