Thursday, 22 August 2019

Picu Banjir, Warga Demo Proyek Tol Desari

Senin, 29 April 2019 — 14:06 WIB
Sejumlah warga RW 06 Kel. Grogol, Limo, Depok, saat mengelar aksi demo dan protes ke pelaksana Jalan Tol Desari karena dinilai membuat lingkungan selalu kebanjiran. (anton)

Sejumlah warga RW 06 Kel. Grogol, Limo, Depok, saat mengelar aksi demo dan protes ke pelaksana Jalan Tol Desari karena dinilai membuat lingkungan selalu kebanjiran. (anton)

DEPOK – Ratusan warga RW 06, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Depok, menggelar demontrasi terhadap pengelola pembangunan jalan tol Depok–Antasari (Desari). Warga protes lantaran akibat proyek pembangunan tol tersebut lingkungan sekitar rumah mereka sering kebanjiran.

“Kami sudah berulang kali minta dan berharap pimpinan proyek Jalan Tol Desari memperbaiki atau membuat sodetan baru agar air hujan tidak mengalir atau membuat banjir lingkungan RT 04/06 tapi tidak ditanggapi malah terkesan disepelekan,” kata Ny. Riana,  warga RW 06, Kel. Grogol,  Limo, Senin (29/4/2019).

Menurutnya, hampir empat atau lima kali wilayah lingkungan sekitar rumahnya selalu terendam akibat saluran air tertutup urukan tanah untuk proyek Jalan Tol Desari. Tidak hanya lingkungan yang menjadi becek dan kumuh tapi sebagian besar perabotan elektronik rusak tidak bisa dipakai karena kebanjiran.

Protes bukannya kali ini saja dilakukan. Ia pun menyebut, pengelola pembangunan jalan tol pernah berjanji memberikan ganti rugi namun hingga kini belum terealisasi. “Saat itu pengelola proyek jalan tol berjanji untuk memberikan ganti rugi barang elektronik yang rusak, ” tuturnya.

Hal senada pun disampaikan Hari S Wibowo, Ketua RT 04/06. Ia mendesak pelaksana pembangunan tol segera merealisasikan janjinya dan membuka penutup gorong-gorong yang berfungsi sebagai saluran air agar air dapat mengalir dan tidak lagi menggenangi permukiman saat hujan.

“Banjir yang terjadi dua hari lalu masih disebabkan saluran air atau gorong-gorong tersumbat tanah uruk proyek jalan tol,” ujarnya.

Sementara itu, pihak pengelola proyek tol tersebut belum dapat dimintai tanggapannya. Saat warga mengelar aksi demo, tidak satu pun pihak pengelola berada di lokasi. (anton/ys)