Saturday, 21 September 2019

DPUPR Depok Tutup Mata

Dijadikan Putaran, Ujung Jalan Boulevard GDC Depok Rusak Parah

Jumat, 3 Mei 2019 — 17:43 WIB
Kondisi badan jalan utama menuju kawaaan perkantoran GDC, Sukmajaya persis diputaran ke Jl. Raya Citayam dari Jl. Raya Kartini seperti kumbangan kerbau.  (anton)

Kondisi badan jalan utama menuju kawaaan perkantoran GDC, Sukmajaya persis diputaran ke Jl. Raya Citayam dari Jl. Raya Kartini seperti kumbangan kerbau. (anton)

DEPOK  – Kondisi badan jalan menuju gerbang masuk boulevard Perumahan Grand Depok City (GDC), Tirtajaya, Sukmajaya, rusak parah. Lokasi tepatnya,  di jalan putaran arah jelang pertemuan dengan Jalan Raya Citayam, atau di ujung jalan boulevard GDC, 30 meter dari jembatan Kali Ciliwung.

Kerusakan jalan yang juga berada di dua arah ini dikeluhkan pengguna jalan.  Kerusakan akibat adanya pengaturan arus lalu lintas dari arah Jalan Kartini menuju  Jalan Raya Citayam. Kedua ujung jalan itu bertemu dengan Jalan Bouleverd GDC.

Ketiga arus jalan ini sering membuat macet, lantas diadakan rekayasa lalu lintas, yakni arus dari Jalan Kartini dibelokkan ke GDC, lalau memutar balik, baru ke arah Jalan Raya Citayam. Akibatnya di putaran itulah  beban jalan jadi bertambah, sehingga jalan jadi cepat rusak, padahal dua bulan lalu sudah diperbaiki. Inilah yang dikeluhkan pengguna jalan.

“Payah. ya…! Giman nih Pemkot Depok, itu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) sama  Bidang Jalan dan Jembatan,  terkesan tutup mata dengan kerusakan parah persis di putaran Jalan Bolulevard GDC. Kerusakan itu kan akibat lalu lintas dialihkan itu, beban jalan tambah berat,” kata Yusuf Irawan,  warga Cipayung,  Depok,  Jumat (4/5/2019).

Rusaknya seperti kumbangan kerbau tapi sama sekali tidak mendapatkan perhatian sama sekali walaupun hampir dua bulan terjadi sejak sebelum parah hingga parah sama sekali.

Tanggung jawab pemeliharaan dan perbaikan kerusakan badan jalan memang wewenang propinsi Jawa Barat, ujarnya yang menambahkan masa harus nunggu jalan rusak seperti kumbangan kerbau baru diperbaiki walaupun tiap hari dilalui Walikota Depok Muhammad Idris menuju rumah kediamannya.

Hal yang sama juga dikatakan anggota Komisi C DPRD Kota Depok, Mazhab, sudah berulang kali diingatkan agar pemkot Depok maupun pengembang agar memperhatikan infrastruktur jalan utama di kawasan GDC yang rusak parah.

Harus ada langkah konkrit terhadap perbaikan dan penataan lingkungan untuk kepentingan masyarakat banyak khususnya jalan utama di kawasan GDC baik ke permukiman maupun perkantoran pemerintah dan kantor DPRD Depok.

Sementara itu,  Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok,  Supian Suri maupun Sekretaris DPUPR Sutomo,  menambahkan masalah perbaikan kerusakan badan jalan di kawasan GDC masih menjadi kewenangan pengembang karena belum semua fasilitas sosial (fasos)  dan fasilitas umum (fasum) diserahkan ke Pemkot Depok.

“Sabar ya Pemkot Depok tetap berupaya memperbaiki kerusakan badan jalan tersebut yang dikeluhkan warga khususnya pemakai kendaraan, ” tuturnya.  (anton/win)