Saturday, 24 August 2019

Pejabat Polda Lampung Ini Beberkan Internalisasi Paham Radikalisme

Jumat, 3 Mei 2019 — 20:34 WIB
Kasubdit Keamanan Negara Intelkam Polda Lampung, AKBP Akbar Ahmad Defyudi. (koesma)

Kasubdit Keamanan Negara Intelkam Polda Lampung, AKBP Akbar Ahmad Defyudi. (koesma)

LAMPUNG – Kasubdit Keamanan Negara Intelkam Polda Lampung, AKBP Akbar Ahmad Defyudi mengatakan bahwa  pemahaman toleransi, perbedaan, dan kasih sayang orang tua merupakan peran strategis mencegah bahaya paham radikalisme. Pembentukan internalisasi paham radaikalisme dalam diri orang ada beberapa tahap.

Hal itu disampaikan saat sosialisasi yang digelar oleh Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW), di ruang Sungkai, Komplek Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Kamis (2/5/2019).

“Ada beberapa tahap dalam pembentukan paham radikalisme, diantaranya pendekatan, perekrutan, pembalatan, pembinaan, kemudian amaliyah jihad,” kata Akbar Ahmad Defyudi.

Menurutnya, anak-anak muda rentan dijadikan ladang membentuk paham radikalisme, karena mereka masih mencari jati dirinya.

“Oleh sebab itu untuk mencegahnya, tanamkan pemahaman toleransi perbedaan dan kasih sayang orang tua, dua hal tersebut merupakan  peran strategis dalam membentuk jiwa anak yang relegius, periang dan gembira,” terangnya.

Dalam penanganan bahaya paham radikalisme diketahui, tambah Akbar Ahmad Defyudi, selain tindakan pengamanan, Polri akan terus berupaya melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang bahayanya paham radikalisme.

“Kita terus melakukan sosialisasi, agar masyarakat mengerti betapa bahayanya paham radikalisme,” imbuhnya. (Koesma/win)