Friday, 20 September 2019

Pelaku Pembacokan Dua Korban di Depok, Diduga Anggota Geng Motor

Selasa, 7 Mei 2019 — 13:11 WIB
Korban Sahfy Rizki jari putus akibat dibacok geng motor menjelang subuh dirawat di RS Fatmawati (angga)

Korban Sahfy Rizki jari putus akibat dibacok geng motor menjelang subuh dirawat di RS Fatmawati (angga)

DEPOK –  Pelaku pmbacokan terhadap korban Ariani dan Sahfy Rizki di Depok, diduga merupakan anggota geng motor.

Hal tersebut diutarakan kakak dari Sahfy Rizki,  Indi,22, warga Cagar Alam Pancoran Mas. Menurutnya, dari hasil rekaman video amatir warga serta keterangan saksi teman korban di lokasi, penyerang menggunakan motor.

“Ada lima motor, dua motor berboncengan dan menggunakan senjata tajam dan lalu tiga motor hanya melihat saja sewaktu adiknya dibacok menggunakan celurit dan golok,”ujarnya kepada Poskota saat mendatangi SPKT Polsek Pancoran Mas untuk membuat laporan, Selasa (7/5/2019) pagi.

Idin menyebutkan, akibat adiknya berusaha menyelamatkan temannya ,  pelaku langsung menyerang dan menyabetkan celurit hingga terkena jari tangan.

“Kronologis adik saya menjadi korban lantaran temannya didorong sama pelaku. Barangkali mencoba menahan celurit hingga jari telunjuk putus dan jempol akibat tebasan celurit Pelaku,”  katanya.

Selain itu usai membacok pelaku berteriak Sempu..Sempu.. Setelah itu langsung pergi mengarah ke arah Cagar Alam.

“Pelaku yang membacok adik saya menggunakan motor Honda Vario boncengan dua orang. Sempu.. Sempu yang dilontarkan dari mulut pelaku merupakan suatu nama jalan daerah Rawa Geni,” ujarnya. “Saya ingin pelaku cepat tertangkap dan dihukum seberat-beratnya sesuai perbuatan yang telah menebas jari tangan kiri adik saya hingga putus dan sekarang masih di rawat di RS Fatmawati. Sama dengan penyerangan terhadap seorang wanita di Lapangan Ikares dengan luka di tangan dan punggung kiri dibacok celurit.” (angga/tri)