Friday, 20 September 2019

Hakim Mau Ibadah Sidang Jokdri Ditunda Dua Minggu

Kamis, 9 Mei 2019 — 20:07 WIB
Joko Driyono di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Kamis (9/5/2019). (cw2)

Joko Driyono di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Kamis (9/5/2019). (cw2)

JAKARTA – Akibat saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang lanjutan Mantan Plt Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Joko Driyono tidak hadir, sidang tersebut kasus mafia bola dan pengerusakan alat bukti ditunda hingga 28 Mei mendatang.

“Harusnya hari ini mendengarkan saksi. Tapi tidak ada saksi yang dihadapkan ke persidangan, sehingga persidangan ini tidak dapat dilanjutkan dan harus memanggil saksi kembali di persidangan,” ujar Ketua Majelis Hakim Kartim Haeruddin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Kamis (9/5/2019).

Kartim mengatakan, dirinya memiliki agenda dalam waktu dekat ini, yakni beribadah selama beberapa hari kedepan. Sehingga ia menjadwalkan sidang lanjutan untuk Jokdri dua pekan lagi.

“Kalau begitu memerintahkan kepada JPU untuk menghadirkan kembali terdakwa di persidangan dan saksi-saksi serta barang buktinya pada hari Selasa, tangga 28 Mei 2019,” terangnya.

“Jadi sidang ini hanya Selasa dan Kamis,” lanjut Kartim.

Diketahui, Jokdri diduga menjadi dalang dari pengrusakan dan pencurian barang bukti yang dilakukan oleh tiga tersangka kasus tersebut. Setelah menjalani sejumlah pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, berkas perkara Jokdri pun dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Jokdri pun menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (6/5/2019) lalu.

Dalam sidang tersebut, Jokdri didakwa dengan tiga pasal sekaligus yakni Pasal 363 ayat 1 ke-3 dan ke-4 KUHP, Pasal 235 jo pasal 231 Pasal 55 (1) ke-1 KUHP, Pasal 235 jo Pasal 233 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (cw2)