Saturday, 17 August 2019

Ketika Kamar Tampak Gelap Istri Tetangga Disergap

Kamis, 9 Mei 2019 — 6:30 WIB
9-DIA-9-MEI-19

RUPANYA Yusuf, 46, penderita penyakit “subita” (suka bini tetangga) stadium empat. Setiap melihat kemolekan tubuh Ny. Fitri, 28, yang aduhai, ukuran celananya kontan berubah. Pas lampu PLN mati, Yusuf merayap ke kamar tidur Fitri, dan main sergap. Baru sempat cium dan raba-raba, korban teriak. Kacau semuanya.

Usia menjelang kepala lima, selera lelaki umumnya berubah. Dalam urusan wanita, dia lebih tertarik pada wanita usia 35 tahun ke atas, kelas emak-emaklah. Melihat wanita usia di bawah 30 tahun, kehilangan selera karena seperti ketemu anak sendiri. Tapi ini pandangan secara umum. Yang tidak umum, ada juga kakek bangkotan masih ngudak-udah gadis ABG. Jelas-jelas ini kakek genit, yang baru sembuh nanti setelah…..koit!

Yusuf warga Nibung, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan, usianya juga baru menjelang kepala lima, tapi selera akan perempuan belum bergeser. Melihat keluarga baru pasangan Murtaki – Fitri tetangga sendiri, pikirannya justru ngeres nggak keruan. Penampilan Fitri yang seksi menggiurkan, bodi bahenol kata orang Betawi, bikin Yusuf cenut-cenut dia punya kepala, karena dia langsung membayangkan yang mboten-mboten.

Sejak itu Yusuf kena penyakit subita. Mestinya kan malu dengan namanya. Nabi Yusuf, meski digoda Siti Zulaikha yang cantik dan sekel nan cemekel, sama sekali tak tergiur. Ini Yusuf dari Nibung, setiap melihat Fitri langsung pengin ngambung (mencium) dan masuk dalam sarung. Padahal resikonya, bisa kena pentung.

Makin lama penyakit subita Yusuf semakin kronis dan masuk stadium empat. Sekali waktu pas rumah Fitri sepi, dia menyelinap dan berhasil cium pipi Fitri….ngok! Tapi karena korban teriak, Yusuf langsung kabur dan bersikap seperti tak terjadi apa-apa. Jika ada pepatah “lempar batu sembunyi tangan”, ya Yusuflah orangnya.

Pengalaman gagal dalam hal pelecehan seksual, tak membuat Yusuf kapok. Karena terkesima akan kata motifator bahwa kegagalan adalah sukses yang tertunda, lain hari Yusuf kembali mencoba. Kala itu kebetulan lampu PLN sedang mati, kembali dia merayap ke kamar Fitri. Dalam kegelapan dia langsung menyergap istri Murtaki. Karena terlambat bereaksi, Fitri pura-pura pasrah. Walhasil Yusuf sempat “entuk-entukan” dari cium pipi sampai mencium bibir, clepotttt……

Ketika Yusuf mau melebar ke mana-mana, Fitri pun berteriak lantang, “Toloooong!” Kagetlah Yusuf. Dikiranya pasrah, ternyata malah panggil orang. Kembali dia kabur. Kebetulan Murtaki sudah pulang kerja, sehingga bersama tetangga perusuh rumahtangga itu langsung dikejar sampai dapat dan kemudian diserahkan ke polisi.

Dikira mapan, ternyata melawan. Kaco dah! (*/Gunarso TS)