Saturday, 17 August 2019

PDIP Sabet Kursi Mayoritas Optimis Menjadi Ketua DPR

Jumat, 10 Mei 2019 — 7:32 WIB
SENTILAN-DAPAT-BANYAK-KURSI

MUJUR benar PDIP kali ini. Capres jagoannya menang, Calegnya banyak yang lolos ke Senayan. Padahal pada Pileg 2014 lalu, partainya Megawati ini “dikadalin”; paling banyak dapat kursi DPR tapi malah tak dapat kursi pimpinan. Berdasarkan real count KPU, parpol Koalisi Indonesia Kerja (KIK) juga dapat kursi mayoritas. Jika terjadi voting, lancar jaya.

Keputusan resmi KPU baru 22 Mei mendatang. Tapi dari real count atau Situng KPU, prosentase perolehan suara bikin wajah Sekjen PDIP Hasto Kristanto semakin jembar. Bila pada Pileg 2014 hanya mendapatkan 109 kursi, kini berhasil menyabet 133 kursi. Banyak wajah baru bermunculan, tapi wajah lama seperti Budiman Sujatmiko dan Eva Kusuma Sundari tidak lolos.

Golkar mendapat sedikitnya 83 kursi, Gerindra 79, Demokrat 57, Nasdem 53, PKB 55, PKS 52, PAN 40, PPP 23. Paling memelas adalah Hanura, pada Pileg 2014 masih dapat 16 kursi, kini sama sekali nol. Parpolnya Wiranto yang kini diserahkan ke OSO ini justru tenggelam.

Gara-gara Pileg-Pilpres dibikin bareng, Caleg memang tak bisa fokus pada Pileg, karena harus menangkan pula Capres yang diusung koalisinya. Paling celaka Caleg yang masuk Timses. Seperti di kubu 02 misalnya, Caleg Faldo Maldini (PAN) dan Jansen Tindaon (Demokrat) gagal ke Senayan karena di masa kampanye sering menyerang Capres No. 01.

Dengan perolehan kursi 133, optimis PDIP bisa pasang kadernya sebagai Ketua DPR. UU MD3 yang telah direvisi, memungkinkan PDIP untuk menjadi Ketua DPR. Semoga saja tak ada lagi “setan gundul” seperti tahun 2014 lalu. Meski peraih kursi terbanyak, semua kursi pimpinan DPR diborong Koalisi Merah Putih.

KIK juga bisa bernapas lega, dengan perolehan suara 60 persen kursi DPR (340-an), dipastikan bisa memperkuat pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Sebab jika terjadi voting, pastilah akan dimenangkan KIK. Semoga saja, oposisi tidak tambah nyinyir sebagaimana DPR periode 2014-2019. – gunarso ts