Thursday, 19 September 2019

Petugas Gabungan Periksa Kelayakan Bus di Terminal Baranangsiang

Jumat, 10 Mei 2019 — 17:34 WIB
Pemeriksaan kelayakan bus.(dok)

Pemeriksaan kelayakan bus.(dok)

BOGOR – Petugas gabungan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) melakukan ramchek bus-bus yang nanti akan beroperasi di terminal Baranangsiang saat mengangkut warga untuk mudik lebaran.

Andriansyah, koordinator terminal bus di terminal Baranangsiang mengatakan,  tim gabungan melakukan pemeriksaan kelayakan bus jauh-jauh hari, guna memastikan kelayakan kendaraan.

Kontrol ketat aparat gabungan ini, akan terus berlangsung hingga mendekati mudik.

“Tahap pertama ini pemeriksaan ramchek (melakukan pemeriksaan kendaraan). Kami ingin memastikan kondisi bis layak. Keselamatan penumpang harus nomor saru,” katanya Jumat (10/5/2019).

Ditambahkan Andriansyah, untuk tahap dua pemeriksaan akan dilakukan pada 21 Mei hingga 24 Mei 2019 mendatang mendekati arus mudik lebaran.

Pemeriksaan tersebut dilakukan dengan melibatkan personel sari BPTJ, Dishub dan PPNS.

“Pengecekan kami libatkan semua komponen. Pengawasan harus ketat. Kami berusaha mencegah sebelum kejadian di jalan terjadi. Sopir juga akan kami periksa. Jangan dia lagi tidak fit atau mengkonsumsi barang lain saat mengemudi,” tegasnya.

Terkait kesiapan angkutan lebaran, Andri memastikan bahwa armada di terminal tertua di Kota Bogor ini, tidak akan kekurangan armada.

“Untuk kesiapan angkutan lebaran, sudah ada persiapan dari BPTJ, diantara lain mengkoordinasikan dengan PO yang beroperasi di terminal. Kami lakukan ini, agar saat mudik, tidak ada kekurangan armada. Akan diadakan posko angleb yang memfasilitasi pemeriksaan kesehatan bagi para awak bus maupun penumpang yang akan berangkat dari terminal. Penyedia layanan kesehatan dari Jasa Raharja,” kata Andriansyah kepada wartawan. (yopi/tri)