Wednesday, 21 August 2019

Membunuh Orang Dekat, Kok Bisa?

Sabtu, 11 Mei 2019 — 7:05 WIB
SENTILAN-PAK-SUS

SEMUA manusia pada dasarnya, katanya, ada sisi buruk atau jahatnya. Jadi jangan dipandang sebelah mata jika ada seorang yang tampangnya kalem lemah lembut, ternyata bisa melakukan hal yang diluar dugaan. Dia bisa melakukan kejahatan apa saja, termasuk membunuh.

Kalau mau tengok di pengadilan, sosok kayak apa pembunuh manusia, yang sedang diadili? He, ternyata nggak yang seperti dibayangkan, misalnya badan besar,wajah seram. Tidak. Mereka, sebagian besar bahkan lebih lembut, yang banyak orang nggak menduga kalau dia bisa melakukan pembunuhan. Bahkan pembunuh berdarah dingin! Ya, dia si sosok lemah lembut itu ternyata membunuh lebih dari satu orang.

Begitu juga soal orang yang terlihat baik, bisa tega membunuh, bahkan menghabisi orang yang seharusnya dilindungi. Anak istri, dan orang tuanya.

Belakangan lagi viral berita pembunuhan yang korbannya adalah orang dekat alias keluarga, suami istri anak dan mertua. Gila ya. Kasus yang sangat mengerikan dari Sulawesi Selatan, seorang lelaki tega membunuh,istri dan anak kandungnya. Dia juga menghabisi bapak dan ibu mertuanya dengan sadis! Di Purworejo pun, seorang suami tega membunuh anak istrinya.

Itu perbuatan dilakukan oleh lelaki yang disebut suami dari seorang istri. Ayah atau bapak dari anak-anaknya. Lalu mengapa mereka tega membunuh buah cintanya itu? Ya, kalau mau dipikir secara logika kayaknya nggak masuk akal. Seorang suami yang ditolak rujuk, marah dan membantai keluarganya. Kadang karena persoalan sepele, bisa membuat seorang suami tertutup mata hatinya. Kayaknya nggak ada jalan lain, kecuali membunuh!

Wahai manusia, boleh dong saling menasehati di dalam bulan baik ini, sadarlah. Coba jaga
emosi, jangan diumbar. Sayang, kalau sia-siakan hidup dan tenaga yang seharusnya buat membangun kehidupan, eh malah buat membunuh! -massoes