Saturday, 17 August 2019

Pria Subita Ditangkap Polisi Blusukan ke Kamar Tetangga

Minggu, 12 Mei 2019 — 4:59 WIB
12-DIA-MEI-19

MURSALI , 40, bukan pejabat, tapi hobinya blusukan. Bukan blusukan dalam rangka in cognito, melainkan mau ngrumut bini tetangganya, Nuryanti, 28. Tapi hasratnya tak kesampaian karena korban teriak. Mursali melarikan diri, seminggu kemudian baru bisa ditangkap, ketika makan sahur bersama keluarganya.

Pejabat suka blusukan ke lapangan, sangat disenangi rakyatnya. Sebab itu pertanda bahwa pejabat tak mau laporan ABS. Tapi di era gombalisasi ini, ada juga orang suka blusukan ke kamar bini tetangga. Ini bukan ABS melainkan ABN (asal bapak nafsu). Praktisinya biasanya punya penyakit Subita (suka bini tetangga).

Lelaki pengindap penyakit subita ini munculnya belum lama atas diri Mursadi, warga Kabupaten Waykanan, Lampung. Dulu normal-normal saja. Tapi begitu ada keluarga baru dekat rumahnya, mulai deh. Soalnya istri Hasan, 35, ini lumayan cantik. Bodinya sungguh sekel nan cemekel. Padahal bini Mursali sendiri, bodinya cenderung kurus. Kata orang, kutilangdarat dalam arti: kurus, tinggi, langsing, dada rata.

Maka melihat bini Hasan, ingin rasanya tombokan (tukar tambah). Tapi kan nggak mungkin, wong istrinya memang bukan sepeda ontel. Dan seumur-umur tak pakai rantai dan sedel. Setiap melihat Ny. Nuryanti, pikirannya jadi ngeres macam pasir urug. Tak ingin hanya melihat dari luar, ingin pula Mursali melihat dalamnya. Jika bini Hasan ini mandi, diam-diam suka mengintipnya. Padahal lutut jadi gemetar, goyang macam kena gempa 6.5 SR.

Setelah berhasil melihat luar dalam, Mursali pengin pula mencicipinya, direken buah naga saja, kali ya. Maka menjelang bulan Ramadan kemarin, habis subuh Mursali bergaya seperti pejabat, blusukan ke kamar Nuryanti. Dia berhasil masuk kamar itu. Tapi belum sempat berbuat apa-apa, eh…..Nuryanti bangun. Dia langsung teriak begitu melihat lelaki asing dalam kamarnya.

Takut digebuki orang sekampung Mursali langsung kabur sampai berhari-hari. Dikiranya warga sudah melupakan, dia pun pulang. Tapi pas dia sahur bersama keluarga, polisi datang menangkapnya. Dalam pemeriksaan Mursali mengakui, sangat terangsang melihat penampilan Nuryanti.

Punya penyakit subita, harus sering kontrol dong! (*/Gunarso ts)