Tuesday, 16 July 2019

Kriminalisasi Istri Sendiri Mbah Gutho Ditahan Polisi

Selasa, 14 Mei 2019 — 4:44 WIB
sundut

ADA kriminalisasi ulama, ada pula kriminalisasi istri. Pelakunya Mbah Gutho, 64, dari Banyuwangi. Ada isyu istrinya, Yuyun, 44, punya PIL, langsung disunduti rokok mukanya. Sadisnya, penganiayaan itu terjadi seusai istrinya menunaikan salat magrib. Karuan saja Yuyun lapor polisi dan si kakek ditangkap.

Perkawinan terlalu jauh beda usianya, bisa menimbulkan problem macam-macam, khususnya dalam urusan ranjang. Awal perkawinan memang tidak masalah. Tapi setelah suami udzur, tentu saja dia tak bisa mengimbangi gairah istri yan menyala-nyala. Ibarat lampu listrik, istri sudah pakai 220 volt, sedangkan suami masih pakai 110 volt yang tiap kamar dicatu 15 watt.

Mbah Gutho warga , Banyuwangi, sekitar 10 tahun lalu menikah dengan Yuyun yang kala itu janda usia 34 tahun. Beda usia sampai 20 tahun. Di awal perkawinan memang tak ada masalah, karena dalam usia 54 tahun kala itu, Mbah Gutho masih bisa mengimbangi permainan istri. Istilahnya orang main bulutangkis, meski dikasih smash tajam menukik, Mbah Gutho masih bisa mengendalikan bola.

Tapi itu duluuuu! Sekarang Mbah Gutho sudah 64 tahun, tak bisa lagi mengimbangi hasrat istri. Keluarga muda masih bisa dua kali seminggu sesendok makan, Mbah Gutho sebulan sekali saja tidak rutin. Sering pula hanya simbolis. Tentu saja Yuyun sering dibuat kecewa. Tapi sebagai istri yang setia, dia hanya diam tak sampai menuduh suami curang secara terstruktur dan brutal.

Di era medsos sekarang ini, kakek macam Mbah Gutho juga bisa termakan berita hoaks. Entah siapa dalangnya, beredar isyu bahwa Ny. Yuyun istrinya punya PIL. Tanpa klarifikasi Mbah Gutho langsung percaya saja. Berdasarkan data yang dimiliki, yakni tak bisa lagi memuaskan istri, wajar saja istrinya jadi gatelan dan cari pemuasan dengan lelaki lain. Maklumlah, gatel model beginian tak bisa diselesaikan dengan salep 88 atau Kalpanax.

Istrinya yang baru salat magrib setelah membatalkan puasa, ditunggui. Begitu selesai langsung diajak masuk kamar, dan diinterogasi dengan todongan clurit. Yuyun langsung diserang dengan tuduhan punya PIL. “Ngaku saja, ketimbang nanti tak hekkkkk…..pakai clurit ini!” ancam Mbah Gutho.

Tentu saja Ny. Yuyun kaget, bagaimana mungkin saat buka mestinya makan kolak pisang full kolang-kaling, kok disuguhi clurit. Itu namanya kriminalisasi orang sedang salat. Dengan tegas dia membantah tuduhan suami. Eh, Mbah Gutho jadi marah. Kebetulan dia sedang ngrokok kretek. Tanpa iba dan belas kasihan, wajah cantik istrinya langsung disundut rokok berulang kali.’

Keruan saja Yuyun berontak dan kemudian kabur ke rumah orangtuanya, niru penyanyi Betharia Sonatha yang hatinya luka. Rupanya Mbah Gutho mengejarnya juga sambil terus bawa clurit. Dikira orang mau ngamuk dia dilaporkan ke polisi dan ditangkap petugas Polsek Kencong.

Mbah Gutho memang kencong alu (terkutuh) beneran. (Gunarso TS)