Tuesday, 16 July 2019

Datangi Bawaslu, Demokrat Jakut Laporkan Oknum Caleg Alihkan Suara

Rabu, 15 Mei 2019 — 22:25 WIB
Ketua DPC  Partai Demokrat Jakut Zulkarnain (tengah peci putih) laporkan kecurangan Pemilu. (toga)/. (toga)

Ketua DPC Partai Demokrat Jakut Zulkarnain (tengah peci putih) laporkan kecurangan Pemilu. (toga)/. (toga)

JAKARTA – Ketua DPC Partai Demokrat se-DKI Jakarta termasuk Ketua Demokrat DKI Jakarta Utara Zulkarnain bersama calon anggota legislatif (Caleg) melaporkan 27 dugaan  pelanggaran pemilu kepada Bawaslu Jakarta Utara, Rabu

Laporan tersebut salah satunya dugaan penggelembungan suara dan pencurian data rekapitulasi yang dilakukan oleh salah satu oknum Caleg partai tertemngu tertentu dan oknum petugas KPU Jakarta Utara.

Ketua DPC Partai Demokrat Jakarta Utara, Zulkarnaen melaporkan adanya 27 dugaan pelanggaran pemilu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Utara, Rabu (15/5/2019).

Salah satu laporan itu, kata Zulkarnaen, terkait dengan dugaan penggelembungan suara yang dilakukan oleh salah satu Calon Anggota Legislatif (Caleg).

“Ada Caleg yang mengambil atau menggelembungkan suara dan memindahkan suara, dari partai maupun para Caleg yang lain, maka ini yang saya laporkan kepada Bawaslu,” ujar Zulkarnaen

Ia mencurigai adanya penggelembungan suara dan pencurian data pada saat rekapitulasi tingkat KPU Kota. Dugaannya hal itu dilakukan secara sengaja oleh seseorang yang diduga oknum Caleg. Zulkarnaen pun berharap 27 laporan dari pihaknya itu segera diproses oleh Bawaslu.

Bawaslu Jakarta Utara sendiri disebutnya menerima laporan darinya dengan baik. Dalam kesempatan terpisah, salah satu caleg DPR RI dapil Jakarta Utara dari partai Demokrat, Krisna Murti turut berkomentar perihal laporan dari partainya.

Krisna Murti menilai langkah yang diambil oleh partainya sudah tepat terkait pelaporan kecurangan tersebut ke Bawaslu Jakut. Krisna Murti sendiri mengaku melihat banyak keganjilan hasil suara mulai dari hitungan C1 yang tidak sama dengan DAA1.

“Lalu, suara Caleg lebih besar dari suara partai, padahal mas AHY turun kampanye di Jakut,” kata Krisna Murti. (*/win)