Monday, 20 May 2019

Eggi Sudjana Resmi Ditahan Sebagai Tersangka Makar

Rabu, 15 Mei 2019 — 0:21 WIB
Eggi Sudjana

Eggi Sudjana

JAKARTA – Setelah menjalani pemeriksaan, akhirnya Eggi Sudjana meninggalkan ruang pemeriksaan pada Selasa (14/5/2019) malam. Eggi pun resmi ditahan terhitung hari ini hingga 20 hari kedepan.

“Saya Insyaallah warga negara yang taat hukum, dalam proses ini kerja sama dengan pihak kepolisian yang sekarang sudah menetapkan saya sebagai tahanan untuk 20 hari ke depan,” ujar Eggi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/5/2019).

Ia menilai, penahanan terhadap dirinya tidak tepat. Alasannya, ia sebagai advokat semestinya tidak dapat dipidaba ataupun digugat, baik di dalam maupun luar ruang sidang.

“Saya sebagai advokat menurut UU 18 tahun 2003 pasal 16, advokat tidak dapat dipidana atau digugat baik di dalam ataupun di luar sidang. Itu juga merupakan keputusan dari mahkamah konstitusi Nomor 26 tahun 2014,” imbuhnya.

“Yang kedua; ada kode etik advokat, saya ketua dewan kehormatan advokat kongres advokat indonesia sudah kirim surat harusnya kode etik advokat dulu yang harusnya diproses,” lanjut Eggi.

Tak hanya itu saja, tim kuasa hukumnya juga sudah mengajukan gugat praperadilan ke Pengadilan. Sehingga semestinya, kata Eggi, praperadilan dulu yang diproses.

“Yang keempat berkait gelar perkara. Gelar perkara mesti dilakukan sesuai dengan Perkap kapolri Nomor 12 tahun 2014,” katanya.

Meski begitu, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengakui kalau kepolisian memiliki kewenangan untuk melakukan penahanan terhadap dirinya.

“Tapi (di) sisi lain pihak kepolisian juga punya kewenangan. Ya kita ikuti kewenangannya,” seru Eggi.

“Kita ikuti prosesnya, semoga Allah ridho kepada kita,” pungkasnya.

Eggi Sudjana ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan makar dan pernyataan ‘people power’ oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimun) Polda Metro Jaya, pada Selasa (7/5/2019) lalu.

Kemudian pada Senin (13/5/2019) sore, Eggi diperiksa sebagai tersangka atas kasus tersebut. Setelah pemeriksaan berjalan, pada Selasa (14/5/2019) pukul 05.30 WIB, polisi mengeluarkan surat penahanan terhadap Eggi.

Terkait kasus tersebut, Eggi disangkakan Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP Jo Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana. (cw2/b)