Tuesday, 16 July 2019

Mohamed Salah Bersikeras Puasa di Final Liga Champions

Rabu, 15 Mei 2019 — 18:56 WIB
Penyerang Liverpool, Mohamed Salah. (reuters)

Penyerang Liverpool, Mohamed Salah. (reuters)

SPANYOL – Partai final Liga Champions musim ini akan mempertemukan dua klub asal Inggris, yakni Liverpool dan Tottenham Hotspur di Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Minggu (2/6/2019) mendatang. Para pemain muslim pun dihadapkan pada dilema apakah akan tetap berpuasa atau tidak.

Tim dokter masing-masing klub telah menyarankan agar para pemain tidak berpuasa, seperti yang dilakukan bomber Liverpool, Mohamed Salah pada partai final musim lalu. Padahal, ia sempat kukuh untuk menjalankan ibadah puasa. Namun, cuaca pada musim panas membuat pemain disarankan untuk berpuasa pada lain hari. Pada musim panas di Eropa tahun lalu, umat muslim berpuasa lebih dari 17 jam karena matahari tenggelam pada pukul 21.30 malam.

Tahun ini, bulan puasa jatuh pada pertengahan musim semi. Waktu berbuka ialah pada pukul 20.45, sementara imsak pada pukul 03.23. Itu berarti mereka akan berpuasa sekitar 16 jam. Salah sendiri menyatakan akan tetap berpuasa dan tidak ingin mengulangi nasib yang sama seperti musim lalu setelah ia memutuskan untuk tidak berpuasa. Maklum, selain kalah dari Real Madrid pada partai final, Salah juga didera cedera panjang usai laga.

“Saya akan tetap berpuasa pada final Liga Champions. Saya tidak ingin kegagalan menimpa saya seperti musim lalu. Namun, tim medis dan fisioterapi telah memberi saran kepada kami untuk tidak berpuasa agar memiliki tenaga yang cukup. Kita lihat saja nanti, apakah kami akan tetap berpuasa atau tidak,” kata Salah menanggapi keinginannya untuk tetap berpuasa pada final Liga Champions mendatang, seperti dikutip Liverpool Echo.

Selain Salah, Liverpool juga punya Sadio Mane yang sering menunjukkan identitasnya melalui perayaan gol dengan selebrasi sujud sebagai tanda rasa syukur. Mereka kembali menghadapi dilema apakah akan tetap berpuasa saat final atau menggantinya pada lain hari. Di kubu Tottenham, ada Moussa Sissoko dan Serge Aurier yang juga mengalami dilema yang sama.

Keduanya dinilai taat beribadah puasa. Dalam Instagram pribadi, Sissoko menyambut kedatangan bulan Ramadan pada hari pertama puasa. “Hari pertama puasa, membuat saya tetap bugar dan saya ingin terus berpuasa,” tulis Sissoko. Namun pada final Liga Champions, Sissoko dan Aurier disarankan tidak berpuasa dan mengganti pada hari lain. (junius/ys)