Thursday, 23 May 2019

PTUN Kabulkan Tuntutan PT. Buana Permata Hijau Atas SHP Taman BMW, Anies Minta Doa The Jak

Rabu, 15 Mei 2019 — 14:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(ist)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(ist)

JAKARTA –   Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan meminta klub sepak bola Persija tidak khawatir atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta yang membatalkan sertifikat hak pakai (SHP) terhadap Taman BMW di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Menurut Anies putusan PTUN tidak merubah putusan Pengadilan Negeri yang memenangkan hak milik Taman BMW untuk Pemprov DKI. Putusan PTUN hanya terkait administrasi SHP dan yang menjadi pihak tergugat adalah Badan Pertanahan Negara (BPN).

Anies tegaskan bahwa pembangunan bakal stadion yang menjadi kandang Persija Jakarta tetap akan berlangsung. “Tetep jalan terus, teman Persija jangan khawatir,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Orang nomor satu di Jakarta tersebut mengaku sejak putusan PTUN keluar media sosial pribadinya terus diserbu netijen yang meminta tanggapan soal berlangsungnya pembangunan stadion Persija.

“Yang digugat adalah BPN (Badan Pertanahan Negara) bukan DKI. DKI sudah menang. Saya minta doanya dari Persija, The Jak doakan agar gangguan seperti ini bisa mengecil dikemudian hari,” ucap Anies.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini meminta The Jak untuk membantu mengawasi lahan Stadion BMW sehingga cita-cita Persija untuk memiliki markas sendiri segera terwujud.

“Ikhtiar kita adalah membangun untuk seluruh warga DKI ini bukan untuk kepentingan kecil. Bantu untuk awasi, selalu ada saja pihak yang ingin menjegal. Bantu ini sehingga stadion bisa terwujud untuk semuanya,” ucap Anies.

Berdasarkan pres rilis yang diterima poskotanews dari kuasa hukum PT Buana Permata Hijau, Damianus H. Renjaan, majelis hakim PTUN DKI Jakarta dalam putusannya No. 282/G/2018/PTUN-JKT mengabulkan gugatan PT Buana Permata Hijau dengan membatalkan Sertifikat Hak Pakai No. 314/ Kelurahan Papanggo dan sertifikat hak pakai No. 315/ Kelurahan Pangganggo di lahan Stadion BMW.

“Dalam pertimbangan putusannya, majelis hakim menyatakan bahwa penerbitan kedua sertifikat tersebut terbukti cacat hukum baik secara prosedur maupun subtansi,” kata Damianus dalam keterangan tertulisnya.

Atas putusan tersebut, PT Buana Permata Hijau meminta Pemda DKI Jakarta menghentikan pembangunan stadion BMW dan menghormati PT Buana Permata Hijau atas lahan tersebut. (yendhi/tri)