Wednesday, 21 August 2019

Takjil Menggunakan Borak Ditemukan di Pasar Sumur Batu

Rabu, 15 Mei 2019 — 16:48 WIB
Camat Kemayoran, Asep Mulyaman tengah memantau uji laborarorium bahan makanan. (Ist)

Camat Kemayoran, Asep Mulyaman tengah memantau uji laborarorium bahan makanan. (Ist)

JAKARTA – Tim gabungan dari Satpol PP, Puskesmas Kecamatan Kemayoran,TNI dan, Polri memeriksa bahan makanan untuk buka puasa atau  takjil di Pasar Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat ). Dari 18 sampel makanan yang diuji laboratorium ditemukan mie basah mengandung borak dan agar-agar mengandung rhodamin.

Camat Kemayoran, Asep Mulyaman mengatakan pengawasan ini untuk memberikan perlindungan kepada konsumen atau masyarakat agar mengkonsumsi makanan yang sehat.

“Melalui pengawasan ini, diharapkan masyarakat merasa aman dan nyaman mengkonsumsi makanan yang sehat,” kata Asep saat memimpin pengawasan di Pasar Sumur Batu, Rabu (15/5).

Kepala Puskesmas Kecamatan Kemayoran, dr Buana menambahkan kegiatan ini rutin setiap tahun pada saat bulan Ramadhan dan menjelang lebaran serta event-event tertentu.

“Ini untuk memberi pembinaan terhadap pedagang agar tidak menjual bahan atau makanan yang mengandung zat berbahaya. Seperti borak, zat pewarna atau rhodamin, formalin dan zat lainnya,” ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan uji laboratorium terhadap 18 sampel bahan makanan, ditemukan mie basah mengandung borak dan agar-agar merah mengandung rhodamin. “Bahan makanan tersebut langsung diamankan untuk dimusnahkan,” kata dr Buana.Sedangkan pedagangnya diberikan pembinaan. (tarta)