Monday, 20 May 2019

Tangani Masalah Narkoba, BNN Rangkul GMDM

Rabu, 15 Mei 2019 — 22:06 WIB
Kerjasama BNN dengan GMDM untuk berantas narkotika di Indonesia. (ist)

Kerjasama BNN dengan GMDM untuk berantas narkotika di Indonesia. (ist)

JAKARTA – Tangani masalah narkoba di Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN) merangkul organisasi penggiat Narkotika Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM). Dengan melakukan MOU, mereka memiliki tugas memberikan pencegahan hingga memberikan informasi akan bahanya barang laknat tersebut.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, langkah yang diambil pihaknya untuk mendorong pelaksanaan bidang pemberantasan peredaran gelap narkotika dan prekursor yang semakin marak. “Kerja sama ini sangat dibutuhkan mengingat keterbatasan yang dimiliki oleh BNN,” katanya, Rabu (15/5).

Dikatakan Arman, keterbatasan itu, karena saat ini BNN memang telah memiliki perwakilan di 34 provinsi. Namun, pada tingkat kabupaten dan kota belum semua dapat dijangkau. “Oleh sebab itu peran organisasi ini sangat diperlukan untuk menyebarkan apa bahaya narkotika,” ujarnya.

Menurut Arman, ada tiga poin penting yang menjadi ruang lingkup dalam kerja sama ini antara lain penyebarluasan informasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkoba (P4GN), pemberian informasi terkait dengan adanya dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di masyarakat. “Dan yang terakhir pemberian pendampingan terhadap para pengguna yang bermasalah dengan hukum,” paparnya.

Melalui kerja sama ini, sambung Arman, ia berharap GMDM dapat menjadi organisasi sosial kemasyarakatan yang secara nyata membantu BNN. Hal ini untuk menangani penanggulangan penyalahgunaan narkoba. “Upaya ini kami ambil karena saat ini narkotika sudah masuk ke semua golongan yang ada diseluruh pelosok negeri,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum GMDM, Jefri Tommy Tambayong mengatakan, melalui kerja sama ini diharapkan peredaran narkotika dapat ditekan. Terlebih, peredaran yang ada di bumi tercinta sudah sangat memprihatinkan. “Ini tugas berat kami untuk itu memberantas narkotika di Indonesia, namun kami yakin semua ini bisa terwujud,” pungkasnya. (ifand)