Tuesday, 16 July 2019

Tarif Murah MRT Khusus Pelajar Digodok

Rabu, 15 Mei 2019 — 0:46 WIB
Pelajar yang  senang naik MRT

Pelajar yang senang naik MRT

JAKARTA – DPRD DKI Jakarta akan mengevaluasi penetapan tarif Moda Raya Terpadu (MRT) khusus bagi pelajar. Langkah tersebut dilakukan karena pelajar pengguna MRT keberatan dengan telah kembali normalnya tarif operasional sejak Senin (13/5) .

“Kita akan pertimbangkan lagi nanti, (PT. MRT) kita ajak ngomong,” ujar Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, kemarin.

Penjajakan untuk meringankan tarif MRT bagi pelajar itu akan dilaksanakan langsung oleh Komisi E DPRD DKI yang membidangi pendidikan.

Meski menurut Prasetio seharusnya tidak banyak pelajar yang keberatan karena tidak banyak sekolah yang dilewati rute MRT dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI.

“Tetapi tetap, apakah peserta KJP justru bisa sampai digratiskan kita akan bicarakan antara MRT dengan Komisi E,” terang pria yang akrab disapa Pras itu.

PT MRT Jakarta memutuskan memberlakukan tarif normal setelah sebelumnya memperpanjang diskon 50 persen hingga Minggu (12/5). Tarif penuh ini sesuai Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta 34/2019 tentang Tarif Angkutan Perkeretaapian Mass Rapid Transit dan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit yang menyebutkan tarif minimal MRT sebesar Rp3.000 dan tarif maksimal sebesar Rp14.000.

Pras mengaku yakin, meski sudah dengan tarif normal, animo warga untuk menggunakan MRT tetap tinggi. Sebab menurutnya MRT saat ini sudah menjadi salah satu moda transportasi vital bagi warga.

“Memang menurut survei ada yang naik MRT karena tarif murah, kenyamanan dan ketepatan waktu. Bagi sebagian pekerja di yang terlewati MRT tampaknya tarif memang bukan persoalan utama. Mereka sudah lama memimpikan moda angkutan massal yang ketepatan waktunya bisa terukur,” terang politukus PDIP itu.(guruh/st)