Monday, 22 July 2019

Bus Mudik Gratis Pemprov DKI, Masih Ada 2.217 Kursi Kosong

Kamis, 16 Mei 2019 — 17:00 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut menyediakan fasilitas mudik gratis bagi warga Ibu Kota. Dari total 16.578 kursi yang disediakan hingga saat ini masih tersedia 2.217 kursi bagi calon pemudik yang hendak pulang kampung ke berbagai kota di Pulau Jawa.

Dilansir dari situs web resmi mudik gratis Pemprov DKI Jakarta, https://mudikgratis.jakarta.go.id/ dari 16.578 kursi kosong ini sudah terdapat sebanyak 14.361 orang yang mendaftar. Sementara dari 5.560 kuota motor yang disediakan sudah dipesan sebanyak 618 motor.

“Kode boking hanya tersedia untuk 16.578 penumpang dan 5.560 sepeda motor. Kode boking bukan tiket keberangkatan, harus diverifikasi untuk mendapatkan tiket elektronik selambat-lambatnya lima hari kerja kepada panitia mudik gratis dengan membawa KTP atau KK atau STNK (bagi yang membawa sepeda motor),” tulis informasi dari website tersebut, Kamis (16/5/2019).

Kode pemesanan ditukar pada waktu jam kerja di Kantor Dinas Perhubungan DKI Jakarta serta Kantor Suku Dinas Perhubungan di lima wilayah kota Jakarta. Keterlambatan verifikasi menyebabkan kode boking hangus dan harus mendaftar lagi. Pendaftar hanya untuk warga ber KTP atau KK DKI Jakarta.

Lokasi keberangkatan penumpang dilakukan di Monas pada Kamis (30/5/2019) pukul 07.00 WIB. Sementara arus balik akan dilakukan pada Sabtu (8/6/2019) pukul 07.00 WIB dari masing-masing terminal menuju Terminal Pulo Gebang, Terminal Kp. Rambutan, dan Terminal Pulo Gadung.

Bagi peminat wajib mengisi formulir pendaftaran pada website https://mudikgratis.jakarta.go.id/ sesuai data diri masing-masing.

Plt Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Widjatmoko, sebelumnya mengatakan bahwa kegiatan mudik gratis ini, merupakan program kegiatan pertama yang diadakan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Pemudik akan diberangkatkan menggunakan 30 bus yang tersebar ke 10 kota tujuan, yakni Ciamis, Kuningan, Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, dan Jombang. “Karena kuotanya terbatas, maka para calon pemudik diharuskan memenuhi beberapa persyaratan,” kata Sigit, Senin, 29 April 2019. (yendhi/yp)