Monday, 20 May 2019

Mesjid Istiqlal Direnovasi, Biayanya Rp465 Miliar

Kamis, 16 Mei 2019 — 11:12 WIB
Umat Muslim melaksanakan shalat tarawih di Mesjid Istiqlal, Jakarta Pusat. (rihadin)

Umat Muslim melaksanakan shalat tarawih di Mesjid Istiqlal, Jakarta Pusat. (rihadin)

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah merenovasi Mesjid Istiqlal. Perbaikan yang menelan dana Rp465 miliar ini prosesnya memakan waktu sekitar 10 bulan.

“Saya dapat perintah dari presiden setelah mengantarkan Perdana Menteri India (Narendra) Modi, dia surprise. Menurut beliau mesjid harus direnovasi. Saya langsung dapat amanat untuk bisa merenovasi, harus bisa jadi lebih baik seperti GBK,” ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat penandatanganan kontrak Kegiatan Renovasi Masjid Istiqlal di Gedung Kementerian PUPR, Kamis (16/5/2019).

Diharapkan, renovasi bisa membuat bangunan rumah ibadah itu semakin kuat. “Mudah-mudahan bisa bertahan sampai 20-25 tahun ke depan,” harapnya.

Renovasi senilai Rp465 miliar ini juga mengikutsertakan Kementerian Agama dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penataan antara lain meliputi penataan plaza dan gerbang, area dalam masjid, mihrab, koridor, ruang wudhu, toilet, perbaikan sistem mekanikal elektrical dan plumbing bangunan masjid, serta renovasi sistem signage. Selain itu, dikerjakan pula perbaikan limbah di kawasan mesjid tersebut. (*/yp)