Tuesday, 21 May 2019

Pada Istri Mau Bersikap Jujur Malah Terpaksa Masuk Kubur

Kamis, 16 Mei 2019 — 7:10 WIB
NID-menyakiti istri

INI kisah tragis Marwoto, 31, dari Lampung. Dia mau bersikap jujur pada isrti bahwa telah menghamili gadis orang. Ee, Ny.  Mimin, 32, marah-marah. Celakanya, Mimin minta tolong Budi Candolo, 35, teman sekaligus PIL-nya untuk membinasakan Marwoto. Ternyata dia mau, dan  Marwoto benar-benar masuk kubur.

Demi kepuasan syahwat orang berani berbuat nekat. Dari sejarah dicontohkan, Ken Arok tega membunuh Akuwu Tunggul Ametung, gara-gara nginceng kemolekan tubuh Ken Dedes istri akuwu. Di jaman now sekarang, kisah seperti itu makin banyak terjadi. Padahal jika dipikir pakai akal sehat, pelakunya benar-benar dungu. Bayangkan, nikmatnya hanya sesaat tapi bisa masuk penjara sampai seperempat abad.

Budi Candolo warga Tanjungkarang Timur, rupanya sama dan sebangun dengan Ken Arok dari Singosari di abad 12. Dia yang hidup menduda, lalu dapat pelayanan seks gratis dari Ny. Mimin, merasa berutang budi. “Nanti kalau suami Mimin bisa saya lenyapkan, Mimin mutlak jadi milikku.” Begitu pikir sesat Budi Candolo.

Budi Candolo dan Mimin memang satu pekerjaan di pabrik. Mimin suka curhat tentang suaminya, yang tidak pintar cari duit. Sampai-sampai istrinya disuruh ikut kerja, cari uang. Padahal idealnya, istri itu cukup mamah karo mlumah. Yang terjadi, Mimin tak hanya disuruh mlumah, tapi juga umbah-umbah, numbuk gabah dan bersih-bersih sampah (nyapu).

Ternyata Budi Candolo memang pendengar yang baik. Dia bisa mendengarkan semua ocehan Mimin, bahkan saking akrabnya keduaya tak ada jarak lagi. Bayangkan, saking dekatnya, perut bisa bertemu perut, wudel bertemu wudel. Pokoknya keduanya sering membangun koalisi kenikmatan.

Mungkin hukum karma. Di kala Mimin kencan dengan Budi, belum lama ini Marwoto mengaku pusing, karena telah menghamili gadis tetangga desa. Maksudnya, dia mau poligami. Tapi Mimin bukan saja menentang keras, tapi juga marah-marah. “Ngempani satu bini saja tak bisa, mau kawin lagi segala. Pencitraan…..!” omel Mimin.

Begitu sakit hatinya dia, Mimin malah tega mengajak PIL-nya, Budi Candolo, untuk melenyapkan Marwoto. Merasa ini sebagai rival, dengan entengnya dia siap melaksanakan. Ini namanya revolusi dalam rumahtangga. Pokoknya 2019 ganti suami, begitu kata Mimin sekaligus menyemangati Budi Candolo.

Maka disusunlah rencana eksekusi itu. Di saat Marwoto tidur siang, langsung ditusuk golok dan ditinggal kabur. Dalam waktu singkat sudah bisa ditangkap pelakunya. Kini  baik Budi Candolo maupun Mimin sedang menjalani proses hukum di PN Tanjungkarang.

Teganya Mimin, suami jujur malah dipercepat masuk kubur. (*/Gunarso TS)