Wednesday, 18 September 2019

Kok Berani Ya Main Cewek Modalnya Nyolong Bebek

Sabtu, 18 Mei 2019 — 7:30 WIB
bebek

WAYAN Begog, 40, keterlaluan. Sudah punya bini masih main cewek,padahal punya WIL itu harus padat modal. Untuk membiayai perselingkuhannya, Wayan ngajak WIL-nya, Made Sukarti, 40, nyolong bebek di peternakan itik, lalu bebek-bebek colongan itu dijual di pasar dengan harga murah. Yang penting  ranjang bergoyang!

Punya WIL itu merupakan proyek padat modal. Kencan di hotel pakai duit, makan bareng di restoran juga perlu duit, jalan-jalan ke DTW (Daerah Tujuan Wisata) juga pakai duit. Pokoknya semua pakai duit, meski ketika “eksekusi” sebagai hasil koalisi malah nggak pakai apa-apa.

Wayan Begog warga Tabanan Bali, sebetulnya di rumah sudah ada bini. Tapi karena stok lama, dia jadi kurang bergairah. Dia rupanya mendambakan penyegaran. Sampai-sampai dia bikin tagar #2019 ganti bini. Tentu saja tekad ini tak dilempar ke publik, karena memang barang rahasia. Paling ditakuti jika hal ini tercium istrinya lalu ngamuk-ngamuk, salah-salah bata merah bisa mampir ke jidat.

Urusan percewekan rupanya Wayan Begog memang ahlinya, terbukti dalam waktu cepat sudah dapat gebedan baru, namanya Made Sukarti. Dibandingkan dengan usia Wayan, memang Made Sukarti termasuk berondong, karena lebih tua darinya. Jangan-jangan Wayan Begog memang penyayang benda purbakala.

Sudah beberapa bulan keduanya pacaran, sampai akhrinya ditingkatkan, dari koalisi dilanjutkan dengan eksekusi. Tapi ternyata Made Sukarti ini termasuk perempuan boros anggaran, sehingga lama-lama pertahanan kantong Wayan Begog jebol juga. Saat banyak duit, mereka kencan di hotel. Tapi setelah dananya nipis, di rumah kosong jadilah.

Agar pemeliharaan WIL tak terkendala, Wayan Begog cari terobosan dana dengan nyolong bebek di daerah peternakan. Sekali nyolong bisa 35 ekor atau 50 ekor. Hasilnya kemudian dijual di pasar dengan banting harga. Biasanya perekor Rp 60.000,- kini dijual Rp 20.000,- saja. Hasilnya untuk membiayai anggaran mesumnya.

Tapi sial kali ini. Saat masuk ke peternakan di  wilayah  Banjar Bongan Kangin, Desa Bongan, Tabanan, kepergok warga. Belum dapat apa-apa sudah tertangkap. Ironisnya, Made Sukarti juga ikut bantu nyolong. Mereka dibawa ke Polres Tabanan. Ngakunya baru dua kali nyolong, tapi pemilik mengaku kehilangan itik sudah 3 kali. Kalau begitu siapa yang mencuri bebek tahap keduanya?

Paling-paling setan gundul tuh. (Gunarso TS)