Monday, 17 June 2019

Kaget Dapat Panggilan Polisi, Lieus Sungkharisma: Mana Ada Encek Glodok Makar!

Minggu, 19 Mei 2019 — 11:26 WIB
Lieus Sungkharisma.(dok)

Lieus Sungkharisma.(dok)

JAKARTA – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Lieus Sungkharisma mengaku kaget mendapat surat panggilan polisi untuk pemeriksaan dalam dugaan kasus makar pada Selasa (14/5/2019).

Ia menceritakan, saat itu dirinya tengah berada di rumah. Kemudian Ketua RT setempat bersama tiga anggota polisi dari Bareskrim Mabes Polri datang untuk mengirimkan surat panggilan kepada dirinya. Di mana panggilan pertama itu diagendakan pada Selasa lalu.

“Saya kaget tuduhannya makar. Makar itu ancamannya 20 tahun. Sadis kan? Bisa seumur hidup (juga ancamannya),” ujar Lieus ketika dihubungi poskotanews.com, pada Sabtu (18/5/2019).

Ia pun membantah kalau dirinya melakukan makar. Menurutnya tuduhan tersebut salah alamat. “Mana ada encek glodok dituduh makar,” serunya.

Sementara itu pada pemeriksaan pertama yang diagendakan pada 14 Mei 2019 itu, Lieus sengaja tidak datang. Ia mengaku tengah mencari pengacara yang dapat mendampinginya untuk menghadapi proses hukum yang tengah menyandungnya tersebut.

Namun pemeriksaan kedua yang diagendakan pada Jumat (17/5/2019) lalu, lagi-lagi tidak hadir. Alasannya, ia belum menerima surat panggilan dari polisi.

“Pada pemanggilan pertama saya ga hadir. Saya mau cari pengacara yang hebat kan buat dampingi. Terus katanya Jumat kemarin (17/5/2019) dipanggil, saya tanya di rumah ga ada (surat panggilannya). Saya tanya ke RT, ada ga surat panggilan dari Bareskrim, (katanya) ga ada,” pungkasnya.

Diketahui, Lieus Sungkharisma dilaporkan atas dugaan penyebaran berita bohong (hoaks) dan makar. Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/0441/V/2019/ BARESKRIM tertanggal 7 Mei 2019.

Pasal yang disangkakan adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 an/atau Pasal 15, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 dan/atau Pasal 163 jo Pasal 107. (cw2/tri)