Monday, 17 June 2019

Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik:

Lahan Fasos-Fasum Senilai Rp64Triliun Belum Ditagih dari Pengembang

Minggu, 19 Mei 2019 — 15:23 WIB
M.Taufik  Ketua DPD Gerindra DKI (ist)

M.Taufik Ketua DPD Gerindra DKI (ist)

JAKARTA –  Lahan fasos dan fasum dari pengembang senilai Rp64 triliun,  belum ditagih. DPRD DKI Jakarta memdesak Pemprov melibatkan aparat hukum untuk menagihnya.

“Libatkan kejaksaan uNtuk menagihnya. Jangan sampai dibiarkan, ” Kata M. Taufik,  Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta,  Minggu (19/5/2019).

Menurut Taufik, masalah fasos fasum menjadi sorotan BPK RI. Sebab,  sebagian besar lahannya dimanfaatkan kembali oleh pengembang.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta tersebut mengatakan pengembang wajib menyerahkan lahan fasos fasum tersebut. “Bila dibiarkan maka lama kelamaaan bisa menjadi tidak jelas, ” katanya.

Semenyara itu,  Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta mengakui adanya masalah tersebut.

Ditargetkan inventarisasi aset tetap milik Pemprov DKI Jakarta bisa mencapai 100% pada 2019.

Hasil audit BPK RI,  Pemprov  memiliki aset yang totalnya mencapai Rp436 triliun yang tersebar di 725 unit kerja.

Menurut Plt Kepala BPAD Pujiono, apabila Pemprov DKI Jakarta berhasil menginventarisir seluruh aset tetap yang dimiliki serta berhasil menagih aset yang masih belum tertagih dari pengembang, maka aset yang dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta bisa mencapai Rp500 triliun.

Menurut Pujiono, masih terdapat 5-6% aset tetap milik Pemprov DKI Jakarta yang belum terinventarisir.(john/tri)