Monday, 17 June 2019

MRT Buru Jumlah Penumpang Hingga 130 Ribu Perhari

Minggu, 19 Mei 2019 — 15:11 WIB
Penumpang MRT setelah diberlakukan tarif normal. (toga)

Penumpang MRT setelah diberlakukan tarif normal. (toga)

JAKARTA –  PT MRT semakin optimis target maksimal penumpang 130 ribu perhari bakal tercapai, apalagi bila MRT fase 2 nantinya juga tuntas.

Angkutan berbasis rel tersebut sejak diberlakukan tarif normal lima hari belakangan semakin diminati warga.

Kondisi tersebut membuat pengelola MRT terus meningkatkan pelayanan dengan menjaga waktu tempuh yang tepat waktu.

Kamaludin, Corporate Secretary PT MRT mengatakan, keyakinan tersebut berdasar penerapan tarif normal beberapa hari belakangan. “Ternyata dengan tarif normal,  penumpang malah semakin banyak, “katanya,  Minggu (19/5/2019).

Berdasarkan data PT MRT Jakarta, jumlah penumpang MRT tetap di atas target yaitu 65.000 penumpang per hari.

“Tiap hari menunjukkan peningkatan,  terakhir hingga 89.372 penumpang per harinya,” jelas Kamaludin. .

Stasiun Bundaran HI pun tetap menjadi stasiun yang paling banyak dikunjungi, disusul oleh Stasiun Lebak Bulus dan Stasiun Dukuh Atas.

Untuk diketahui, pada saat tarif promosi diberlakukan, tarif maksimal yang dikenakan yaitu mulai dari Stasiun Lebak Bulus menuju Stasiun Bundaran HI dan sebaliknya hanya Rp7.000 atau 50% dari tarif normal.

Dengan berlakunya tarif normal, tarif yang dikenakan untuk penggunaan MRT berada di angka Rp3.000 hingga Rp14.000.

Sementara itu,  Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi,  meminta agar pelayanan tidak kendor.

“Agar penumpang tidak menumpuk maka seluruh kereta harus dioperasikan. Jangan sampai penumpang menunggu lama sehingga kedatangan MRT tidak tepat waktu, ” katanya.  (john/tri)