Wednesday, 18 September 2019

Pusat Kuliner Buka Puasa di Jalan Kapten Arya Ramai Pembeli

Minggu, 19 Mei 2019 — 16:33 WIB
Penjual Takjil di jalan Kapten Arya tengah  melayani pembeli. (taryani).j

Penjual Takjil di jalan Kapten Arya tengah melayani pembeli. (taryani).j

INDRAMAYU  – Kuliner  di Jalan Kapten Arya, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat,  setiap hari menjelang waktu berbuka puasa selalu diburu masyarakat yang ingin membeli makanan berbuka puasa atau Takjil.

Tak heran di sepanjang jalan  yang lebarnya  sekitar 3 Meter 1 itu,  jika sore terlihat seperti pasar karena ramai pedagang dan pembeli sehingga tak jarang memacetkan  lalu-lintas kendaraan.

Sejumlah makanan khas  bulan Ramadhan  dijajakan pedagang seperti;  kolak pisang, kolang kaling, lumpia, rumbah atau urab,  goreng burung, ayam dan bebek, goring ayam, pepes ikan, kue ragit, sayur asem lengkap dengan sambal dan lalapnya, es kelapa, es cendol, kerupuk sambal  dan sebagainya.

“Pokoknya semua masakan untuk kebutuhan berbuka puasa ada di sini. Harga jualnya nyaris serupa yaitu  Rp 4 ribu per bungkus, untuk jenis makanan seperti kolak, bubur pacar, bubur kacang hijau, sayur sop, sayur asam dan sebagainya,” kata Fajar, 39 warga Kelurahan Lemahmekar.

Menurutnya, berburu kuliner Ramadhan di jalan Kapten Arya lebih lengkap dibandingkan kuliner Ramadhan yang dijajakan pedagang di jalan Panjaitan, jalan Sudirman dan jalan Ahmad Yani. Pedagang  takjil di jalan Kapten Arya bukan hanya warga sekitar, tetapi juga pendatang dari berbagai daerah.

“Rasa masakannya lumayan pas di lidah. Makanya saya setiap hari datang ke jalan Kapten Arya membeli kolak pisang, rumbah, kue ragit, lumpia, kerupuk sambal, dan lain-lain,” katanya.

Dari rumah cukup mengantongi Rp40 ribu sudah lengkap makanan dan dan lauk yang didapat dari pedagang takjil di Jalan Kapten Arya ini.

Pedagang takjil di jalan Kapten Arya ini mulai buka sekitar pukul 13:00 WIB dan tutup setelah maghrib. “Seperti ada yang mengkomandoi pedagang takjil di jalan Kapten Arya ini. Mereka serentak tutup setelah adzan maghrib,” ujar Ny. Atin, 56 dari Kelurahan Paoman. (taryani/tri)