Sunday, 18 August 2019

Stasiun KA Metland Telagamurni Cikarang Diuji Coba Satu Bulan

Minggu, 19 Mei 2019 — 16:19 WIB
Calon penumpang commuter line di Stasiun Telaga Murni.(saban)

Calon penumpang commuter line di Stasiun Telaga Murni.(saban)

BEKASI – Masyarakat Kabupaten Bekasi berharap ritme perjalanan Commuter Line (CL) setengah jam sekali,

“Kalau ini terwujud, dipastikan Jakarta akan berkurang kemacetannya,” ujar Juliardi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi.

Dia mengatakan itu saat dilakukanya ujicoba pengoperasian Stasiun KA Metland Telagamurni, di Kampung Bojong Koneng, Cikarang Barat, Sabtu lalu.

Juliardi juga mengaku masyarakat yang ada di Cikarang Barat tidak lagi ke Stasiun KA Cibitung, yang pembangunannya dilakukan pihak swasta.

Sementara itu Jumardi, Kepala Balai Teknik Perkertaapian wilayah‎ Jakarta Banten, mengatakan peran swasta dalam membantu pengadaan sarana penunjang transportasi massal masih dibutuhkan,

stasiun metland telaga murni

Stasiun Metland Telaga Murni Cikarang.(saban)

“Saat ini estiamsi keuangan untuk membangun transportasi kereta api berkisar Rp 600 –Rp 700 triliun,” ujar Jumardi, sambil mengatakan karenanya peran swasta sangat dibutuhkan seperti yang dilakukan Metland Cibitung, sebuah pengembang.

Pihaknya, menurut Jumardi akan mengevaluasi selama dua minggu sampai satu bulan, bagaimana antusias warga dalam memanfaatkan stasiun yang ada.

Sedangkan Abdul Jalil, perwakilan dari Metland, mengatakan rencana pembangunana Stasiun Metland Telagamurni sudah dicetuskan sejak 2011 dan baru 2016 dapat dibangun di atas lahan seluas 2.000 meter persegi dan bangunan 2.600 meter persegi. Pembangunan Stasiun Telagamurni dengan anggaran belanja perseroan sekitar Rp 80 miliar.

Meski keberadaan Stasiun Telaga Murni guna mengakomodasi warga Komplek Metland Cibitung yang akan menggunakan jasa KRL ke arah Jakarta maupun Cikarang, masyarakat umum juga diperkenankan untuk menggunakan stasiun itu.

Seperti diketahui, lintasan KRL dari Bekasi hingga Cikarang melewati empat stasiun yang meliputi Stasiun Bekasi Timur, Stasiun Tambun, Stasiun Cibitung, dan Stasiun Cikarang. Keberadaan Stasiun Telaga Murni akan mengisi kekosongan antara Stasiun Cibitung dan Stasiun Cikarang.

Proyek pembangunan stasiun dan kabel persinyalan serta listrik dilakukan bersamaan dengan pembangunan rel ganda Double Double Track (DDT). Dengan demikian dari Manggarai hingga Cikarang memiliki empat lintasan. (saban/tri)