Tuesday, 18 June 2019

Toleransi Bergama

Vihara Dharma Bhakti Bagi Makanan dan Takjil Gratis untuk Berbuka Puasa

Minggu, 19 Mei 2019 — 13:30 WIB
Vihara Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, siapkan makanan berbuka puasa.(ist)

Vihara Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, siapkan makanan berbuka puasa.(ist)

JAKARTA – Vihara Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, membagikan takjil dan makanan gratis untuk para umat Muslim berbuka puasa di sekitar vihara.

Kegiatan ini merupakan bentuk toleransi antar umat agama yang dilakukan oleh para umat di vihara tertua di Jakarta ini.

“Ya intinya kalau di umat Buddhist juga diajarkan welas kasih ya. Jadi dalam bulan suci ramadan ini kita adakan untuk buka puasa gratis secara bersama ini intinya ya menjaga toleransi sesama umat beragama. Jadi itulah rangkaian Bhinneka Tunggal Ika,” ucap perwakilan relawan, Lucas kepada Poskotanews.com di lokasi, Minggu (19/5/2019).

Lucas melanjutkan, kegiatan ini sudah mereka lakukan sejak tahun 2018. Ide tersebut muncul pertama kali dari Mujammad Yusuf Hamka, seorang Tionghoa Muslim Indonesia.

takjil

Vihara Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, menyiapkan takjil berbuka puasa.(ist)

“Terus kalau tahun ini kita sudah memasuki tahun kedua. Kita mulainya hari kedua bulan suci ramadan tanggal 7 sampai tanggal 29 mei,” katanya.

Lebih jauh, kata Lucas, kegiatan berbagi takjil dan makanan ini dilakukannya setiap hari. Dalam setiap harinya, mereka dapat menyediakan sekitar 300 sampai 500 porsi makanan dan minuman.

“Kita kalau porsi makanan dan minuman kurang lebih dari 300 sampai 500 porsi. Ya sehari-harinya seperti itu,” paparnya.

Soal dana, lanjut Lucas, mereka mengumpulkan uang secara swadaya dari para umat di Vihara Dharma Bhakti. Mereka ini juga kebanyakan pedagang dari Tanah Abang, Jatinegara dan Cipulir yang mayoritas merupakan etnis Tionghoa.

Selain itu, semua makanan dan minuman yang disediakan di Vihara Dharma Bhakti tersebut mereka beli dari pedagang-pegadang sekitar vihara. Tujuannya agar omzet mereka tetap stabil dengan adanya kegiatan berbagi makanan itu.

“Makanan membudidayakan warung-warung sekitar vihara biar omzet mereka tetap stabil,” tandasnya. (cw6/tri)