Tuesday, 18 June 2019

Prabowo-Sandi Menolak Hasil Pilpres 2019

Selasa, 21 Mei 2019 — 13:34 WIB
Prabowo-Sandi-cw2

JAKARTA – Pasangan Prabowo-Sandi secara resmi menyatakan menolak hasil Pilpres 2019 yang dimenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin. Prabowo menyebut Pilpres 2019 penuh kecurangan.

“Kami pihak 02 menolak semua hasil suara Pilpres yang diungkapkan KPU pada tanggal 21 Mei 2019 dini hari tadi. Di samping itu pihak 02 juga merasa pengumuman KPU itu dilakukan di waktu yang janggal di luar kebiasaan,” ujar Prabowo dalam jumpa pers didampingi cawapres Sandiaga Uno di Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).

Dalam pernyataannya, Prabowo menyebut dugaan kecurangan pada Pemilu 2019 sudah disampaikan di Hotel Grand Sahid Jaya pada 14 Mei. “Kami pasangan calon 02 tidak akan menerima hasil perhitungan suara yang dilakukan KPU, karena bersumber pada kecurangan. Paslon 02 juga sudah menyampaikan memberi kesempatan pada KPU untuk memperbaiki proses,  namun hingga saat terakhir tidak ada upaya yang dilakukan KPU untuk memperbaiki proses tersebut,” jelas Prabowo .

(Baca : Pasangan Prabowo Sandi Akan Ajukan Gugatan ke MK)

Prabowo juga mengatakan Paslon 02 menolak semua hasil perhitungan pilpres yang diumumkan tadi pagi, “Kami menilai pengumuman dilakukan dalam waktu yang janggal. Karena itu kami akan melakukan berbagai upaya hukum.”

Pada kesempatan itu, Paslon 02  juga menyerukan pada seluruh pendukungnya, relawan dan partisipan untuk tetap menjaga kedamaian dan ketertiban dalam menjalankan aksi.

 “Kepada seluruh komponen masyarakat pendukung dan simpatisan 02 untuk menjaga kedamaian dan ketertiban umum, dan menjaga aksi, menyampaikan pendapat di muka umum dengan damai dan konstitusional,” pungkasnya.

Dalam pleno rekapitulasi hasil suara nasional Selasa (21/5) dini hari, KPU menetapkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019. Capres-Cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin meraih  85.607.362 suara atau 55,50 persen dari total suara sah nasional, yakni 154.257.601 suara, sementara Paslon 02 Prabowo-Sandi meraih 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional.

KPU bakal menetapkan presiden-wapres terpilih pada 24 Mei bila tak ada gugatan perselisihan hasil pilpres yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan ke MK punya batas waktu 3×24 jam setelah penetapan rekapitulasi hasil suara nasional.(firda/tri)