Wednesday, 19 June 2019

Saat Sampaikan Pesan ke Pendukung, Prabowo Kembali Tidak Didampingi Sandi

Selasa, 21 Mei 2019 — 6:43 WIB
Prabowo dan pendukungnya saat menyampaian keterangan lewat video tidak nampa Sandiaga Uno. (Ist)

Prabowo dan pendukungnya saat menyampaian keterangan lewat video tidak nampa Sandiaga Uno. (Ist)

JAKARTA – Calon Presiden Prabowo Subianto mengimbau kepada pendukungnya agar tidak anarkis saat unjuk rasa terkait hasil rekaplitulasi suara Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Hal itu disampaikan oleh Prabowo dalam rekaman video bersama sejumlah pendukungnya, namun Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno tidak nampak ikut mendampingi Prabowo.

Justru, disamping Prabowo nampak beberapa purnawirawan TNI salah satunya Tedjo Edhy dan hanya satu-satunya wanita yakni Neno Warisman.

Memang dalam beberapa kesempatan Sandiaga nampak tidak ada di samping Prabowo ketika menyampaikan beberapa perkembangan situasi atau sikap dalam Pemilu 2019 yang mereka tuding syarat akan kecurangan.

Dalam video berdurasi 7 menit 18 detik ini, Prabowo meminta seluruh pendukung tetap jaga kedamaian dan tidak melakukan anarkisme saat menyampaikan pendapat atas hasil penghitungan suara KPU RI.

“Langkah kita adalah langkah konstitusional. Langkah demokratis, tetapi damai tanpa kekerasan apapun,” kata Prabowo, Senin (20/5/2019) malam.

Mantan Danjen Kopassus ini meminta aparat penegak hukum menjalankan tugas sesuai aturan dan tidak melarang aksi unjuk rasa karena dijamin undang-undang.

“Tidak ada niat kami untuk makar. Tidak ada niat kami untuk melanggar hukum, justru kami ingin mengamankan hukum. Kami ingin menegakan kebenaran dan keadilan, katakanlah yang benar itu benar dan yang salah itu salah,” tegas Prabowo.

Kendati demikian, Prabowo mengaku telah mendapat laporan akan ada oknum yang melakukan kekerasan dalam aksi unjuk rasa yang rencananya akan dilakukan hari ini, Selasa (21/5/2019) dan besok, Rabu (22/5/2019). Sejak awal dia tegaskan jika ada pelaku kerusuhan bukan pendukungnya.

“Jadi saudara-saudara kami dapat laporan ada banyak isu-isu katanya ada yang mau bikin aksi kekerasan itu bukan pendukung-pendukung kami dan itu bukan sahabat-sahabat saya. Bukan sahabat-sahabat kami, sekali lagi apapun tindakan lakukan dengan damai,” tandas Prabowo. (Yendhi/b)