Monday, 17 June 2019

Terima SPDP Eggi Sudjana, Prabowo Turut Menjadi Terlapor Dugaan Makar

Selasa, 21 Mei 2019 — 11:30 WIB
Calon Presiden Prabowo Subianto. (yendhi)

Calon Presiden Prabowo Subianto. (yendhi)

JAKARTA  –  Calon Presiden Prabowo Subianto juga dilaporkan ke polisi atas tuduhan turut melakukan makar bersama Eggi Sudjana bahkan telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) milik tersangka Eggi. Dalam hal ini Prabowo hanya berstatus terlapor.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, membenarkan Prabowo telah terima SPDP milik Eggi Sudjana hari ini, Selasa (21/5/2019) pukul 01.30.

Dalam SPDP tersebut capres nomor urut 02 itu hanya turut menjadi terlapor dalam laporan Eggi Sudjana.

“Kami sudah terima SPDP itu yang jelas ada beberapa hal pertama SPDP itu menyangkut laporan pelapor, pelapor ini melaporkan Eggi Sudjana termasuk pak Prabowo dalam suratnya. Lalu pak Prabowo ini mendapat tembusan SPDP perkembangan kasus Eggi,” kata Andre kepada wartawan, Selasa (21/5/2019).

Saat ini, lanjut Andre, jajaran Direktorat Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi tengah mengkaji SPDP tersebut sebelum konsultasi dengan Kepolisian. Dia pastikan Prabowo tidak dalam status tersangka karena diperiksa sebagai saksi pun belum pernah.

“Bukan ketersangkaan yah, tapi menerima surat SPDP kita belum tahu status pak Prabowo ya, beliau saja kan belum pernah dipanggil jadi saksi jadi belum ada status tersangka makar itu belum ada,” papar Andre.

Terlepas dari itu semua, Andre pastikan Prabowo tidak bisa dipidana karena dilindungi oleh Undang-undang karena dalam kapasitas sebagai calon presiden.

“Jadi kami meyakini pak Prabowo tidak bisa dipidana sebagai paslon presiden oleh pihak polisi, karena beliau dilindungi undang-undang. Dengan status beliau sebagai paslon,” tandas Andre. (yendhi/tri)