Sunday, 25 August 2019

Pengamanan Mudik Lebaran di Jateng Libatkan Pramuka

Sabtu, 25 Mei 2019 — 13:32 WIB
dokumentasi

dokumentasi

SEMARANG – Dalam upaya mengamankan arus mudik lebaran 2019 yang akan dimulai pada H-7 hingga H+7 , Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah membuka kesempatan bagi Pramuka Saka Bakti Husada (SBH) untuk menjadi relawan non kesehatan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah,  dr. Yulianto Prabowo M.Kes , anggota Pramuka nantinya dapat membantu di pos-pos kesehatan Dinkes Jateng di sepanjang jalur mudik baik jalur Pantura, jalur tengah maupun jalur selatan.

“Relawan non kesehatan itu misalnya Pramuka Saka Bakti Husada bisa membantu seperti terlibat pada P3K dan pertolongan masalah kesehatan lainnya serta bergabung dengan tim kami di pos-pos kesehatan,” jelas Yulianto saat rapat koordinasi pengamanan lebaran di Semarang, Jum’at(24/5/2019).

Wakil Ketua Kwarda Jateng Bidang Pembinaan Satuan, Ir. Agung Suparyoko membenarkan, saat arus mudik nanti Pramuka akan terlibat mengamankan para pemudik.

Agung menjelaskan, keterlibatan ditunjukkan dengan program karya bakti lebaran, yang juga berlangsung selama jadwal pengamanan. “Pramuka punya program kegiatan ‘Karya Bakti Lebaran’, di mana masing-masing cabang Jateng itu bersama-sama dengan posko instansi terkait untuk bertugas,” kata Agung.

Selain itu, kata Agung, Pramuka nantinya juga akan membantu pihak-pihak kepolisian dalam mengatur arus lalu lintas. Keterlibatan diberikan di berbagai tempat baik di tempat keramaian seperti jalan, pasar, pos-pos mudik dan lainnya.

“Pramuka lainnya ada Saka Bhayangkara, yang membantu kepolisian mengatur arus Lalu lintas. “Adik-adik Saka Bakti Husada bisa bertugas di posko terkait dalam pelayanan bidang kesehatan untuk saudara-saudara kita yang mudik. Itu sudah kegiatan rutin yang berjalan setiap momen lebaran dan tahun baru” paparnya.(Suatmadji/mb )