Sunday, 25 August 2019

Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Merasa Dipersulit Tiba ke MK

Sabtu, 25 Mei 2019 — 0:11 WIB
Tim kuasan hukum Prabowo-Sandi di MK (toga)

Tim kuasan hukum Prabowo-Sandi di MK (toga)

JAKARTA – Kuasa hukum Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Bambang Widjajanto mengaku dipersulit saat menuju Mahkamah Konstitusi. Bambang mengatakan kebijakan pengamanan yang menutup akses Jalan Medan Merdeka Barat membuatnya harus berputar-putar.

Diketahui Bambang bersama adik Prabowo Hashim Djojohadikusumo mendaftarkan permohonan gugatan Pilpres 2019 ke MK. Mereka tiba di MK sekitar pukul 22:35 bersama kuasa hukum lainnya seperti Denny Indrayana.

“Kami lihat di waze aplikasi bahwa tak bisa lewat jalan utama jadi kami lewat jalan belakang karena ada blokade. Di belakang (Jalan Abdul Musi) dari kantor tapi kemudian kami gak bisa masuk katanya (masuk) di depan. Begitu masuk sampai museum katanya di pagar betis lagi jadi akhirnya kami turun dari kendaraan dan jalan kesini,” tuturnya di Gedung MK, Jumat (24/5/2019) malam.

Mantan Wakil Ketua KPK ini mempertanyakan sistem pengamanan tersebut. Dia meminta agar pihak keamanan tidak bersikap takut berlebihan alias paranoid dalam melaksanakan pengamanan.

“Apa maksudnya di blokade sprt ini? Jangan sampe akses to justice di blokade. Semoga selanjutnya gak di blokade. Dan kita imbau aparat tak paranoid karena ini gedung untuk merebut kedaulatan rakyat,” tandasnya.

Penjagaan gedung MK pada penerimaan permohonan gugatan memang ketat. Jalan Medan Merdeka Barat ditutup sehingga tidak dapat dilalui semua jenis kendaraan. Pengamanan berlapis dalam gedung pun diterapkan aparat keamanan gabungan antara TNI dan Polri. (ikbal/b)