Thursday, 27 June 2019

Kerusuhan 22 Mei, 6 Tersangka Ternyata Disuruh Bunuh 4 Tokoh Nasional

Senin, 27 Mei 2019 — 14:39 WIB
Irjen M Iqbal, Kadiv Humas Polri. (yendhi)

Irjen M Iqbal, Kadiv Humas Polri. (yendhi)

JAKARTA – Ada sejumlah rencana di balik kerusuhan 22 Mei. Enam tersangka yang tertangkap ternyata diperintahkan untuk membunuh.

Keenam tersangka adalah HK alias Iwan, AZ, IF, TJ, AD dan AF alias Fifi. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal mengatakan pada 14 Maret 2019 HK menerima uang Rp150 juta dan TJ mendapat Rp25 juta dari seseorang yang sudah diketahui identitasnya.

“TJ diminta membunuh dua tokoh nasional. Saya tidak sebutkan di depan publik,” ujarnya di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (27/5/2019).

Namun, Iqbal tak mau menyebut nama dua tokoh yang menjadi target tersebut. Ia hanya mengatakan TNI dan Polri sudah mengetahui identitas dua tokoh nasional itu. Termasuk mengetahui ‘seseorang’ yang meminta pembunuhan itu.

Kemudian pada 12 April 2019, perintah baru datang. “Pad 12 April 2019 HK mendapat perintah membunuh tokoh nasional. Jadi empat target kelompok ini menghabisi nyawa tokoh nasional,” ujar Iqbal.

Perintah lain adalah menghabisi pimpinan lembaga survei pada April 2019. Tersangka HZ yang memerintahkan pembunuhan tersebut.

Pelaku bahkan telah melakukan pemetaan lapangan. Namun rencananya digagalkan polisi. “Tersangka sudah beberapa kali survei nomor tokoh tersebut,” katanya. (cw2/yp)