Monday, 17 June 2019

Selewengkan Dana Desa Dua Kades Dituntut 6,5 Tahun

Senin, 27 Mei 2019 — 19:39 WIB
Dua oknum kades di Kabupaten Sukabumi dituntut masing-masing 6,5 tahun di Pengadilan Tipikor Bandung lantara  diduga menilep DD dan ADD

Dua oknum kades di Kabupaten Sukabumi dituntut masing-masing 6,5 tahun di Pengadilan Tipikor Bandung lantara diduga menilep DD dan ADD

SUKABUMI – Dua oknum kepala desa (kades) terlibat penyelewengan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) masing-masing dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, 6,5 tahun di Pengadilan Tindak Pidana Korusi (Tipikor) Bandung.

Kades Cibuntu, Kecamatan Simpenan Yosef Lesmana selain dituntut 6,5 tahun, juga dibebankan uang pengganti sebesar Rp 551 juta. Apabila tak mampu membayarnya dalam jangka waktu 1 bulan setelah keputusan pengadilan, maka hartanya disita dan dilelang untuk mengganti uang pengganti tersebut.

“Jika harta bendanya tidak cukup, makanya diganti dengan pidana selama tiga tahun tiga bulan. Terdakwa juga dituntut membayar denda Rp200 juta subsidiair 6 bulan kurungan penjara,” ungkap JPU, Da’wan Manggalupang kepada poskotanews.com, Senin (27/5/2019).

Terdakwa kedua yakni Kades Pagelaran, Kecamatan Purabaya, Enung Nuryadi. Sama halnya Yosef, Enung juga diharuskan mengganti uang Rp 636 juta lebih, jika harta bendanya tidak cukup, makanya diganti dengan pidana selama tiga tahun tiga bulan. Terdakwa juga dituntut membayar denda Rp200 juta subsidiair 6 bulan kurungan penjara.

JPU berkeyanin kedua oknum kades itu secara sah dan terbukti melangga Pasal 2 dan 3 junto Pasal 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001. (sule/b)